Minggu, 31 Mei 2026

Bikin Usus 'Lembur', Ini Alasan Makan Terlalu Malam Merusak Metabolisme

Kesehatan usus ternyata sangat dipengaruhi oleh pola hidup sehari-hari, termasuk waktu makan dan waktu tidur.

Tayang:
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
Tribunnews.com/Eko Priyono
ILUSTRASI MAKANAN. 
Ringkasan Berita:
  • Kesehatan usus ternyata sangat dipengaruhi oleh pola hidup sehari-hari, termasuk waktu makan dan waktu tidur
  • Kebiasaan makan berat terlalu malam membuat tubuh bekerja saat seharusnya beristirahat. Akibatnya, proses metabolisme menjadi tidak optimal
  • Menjaga kualitas tidur menjadi bagian penting untuk memulihkan kesehatan usus

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Banyak orang terbiasa makan malam larut karena tuntutan pekerjaan, kemacetan, atau kebiasaan begadang.

Padahal tanpa disadari, kebiasaan makan terlalu malam dapat mengganggu kesehatan usus hingga meningkatkan risiko gangguan metabolisme dalam jangka panjang.

Hal ini berkaitan dengan ritme sirkadian atau jam biologis tubuh yang mengatur kapan tubuh bekerja optimal dan kapan tubuh perlu beristirahat.

Dalam dunia modern yang serba cepat, ritme alami tubuh sering kali terganggu akibat jadwal makan tidak teratur, kurang tidur, hingga paparan layar gawai di malam hari.

Nutrition Education and Training Lead Asia Pacific Herbalife, Dr. Vipada Sae-Lao mengatakan sistem pencernaan termasuk organ yang paling sensitif terhadap perubahan ritme biologis tubuh.

Baca juga: 6 Cara Sederhana Menjaga Metabolisme Tetap Optimal dan Bantu Turunkan Berat Badan

Menurutnya, kesehatan usus ternyata sangat dipengaruhi oleh pola hidup sehari-hari, termasuk waktu makan dan waktu tidur.

“Penelitian menunjukkan bahwa bakteri usus dan jam biologis tubuh terus saling berkomunikasi dan memengaruhi satu sama lain untuk menjaga metabolisme, berat badan, sensitivitas insulin, kesehatan kardiovaskular, sistem kekebalan tubuh, dan kesehatan secara keseluruhan tetap optimal,” jelas Dr. Vipada dalam keterangannya, Senin (25/5/2026).

Usus Punya “Jam Kerja” Sendiri

Dr. Vipada menjelaskan, tubuh manusia sebenarnya bekerja mengikuti pola alami siang dan malam. Saat pagi hingga siang hari, sistem pencernaan berada dalam kondisi aktif dan siap memproses makanan secara optimal.

Sebaliknya saat malam, tubuh mulai memberi sinyal untuk memperlambat aktivitas, termasuk sistem pencernaan. 

Karena itu, kebiasaan makan berat terlalu malam membuat tubuh bekerja saat seharusnya beristirahat. Akibatnya, proses metabolisme menjadi tidak optimal.

“Tantangannya adalah gaya hidup modern secara perlahan mengganggu komunikasi alami tersebut. Begadang, jadwal makan yang tidak teratur, kerja shift, hingga kebiasaan menatap layar di malam hari dapat mengacaukan ritme jam biologis tubuh,” ujar Dr. Vipada.

Ia menambahkan, ketika ritme biologis tubuh tidak sinkron, kondisi usus juga ikut terganggu.

Dampaknya bukan hanya gangguan pencernaan biasa, tetapi juga peningkatan risiko kenaikan berat badan, gula darah tidak stabil, hingga peradangan kronis.

Menurut Dr. Vipada, salah satu langkah sederhana yang bisa dilakukan masyarakat adalah memperbaiki pola waktu makan.

Tubuh membutuhkan jadwal makan yang konsisten agar sistem metabolisme bekerja lebih stabil.

Ia menyarankan masyarakat mulai membiasakan sarapan bergizi dan menjaga jarak waktu makan secara teratur sepanjang hari.

Selain itu, waktu makan ideal sebaiknya berada dalam rentang delapan hingga 12 jam setiap hari.

“Perubahan kecil namun penuh kesadaran terhadap apa dan kapan kita makan dapat memberikan dampak besar bagi kesehatan pencernaan dan kesejahteraan tubuh secara keseluruhan,” katanya.

Pola makan seperti ini membantu tubuh mengenali kapan harus aktif mencerna makanan dan kapan mulai beristirahat.

Air Putih Juga Punya Waktu Terbaik

Tak hanya soal makanan, waktu minum juga berpengaruh pada sistem pencernaan.

Dr. Vipada mengatakan, air membantu hampir seluruh proses kerja pencernaan, mulai dari produksi air liur hingga membantu pergerakan sisa makanan dalam usus.

Karena itu, hidrasi perlu dilakukan secara teratur sepanjang hari.

Ia menyarankan membiasakan minum air putih di pagi hari sebelum makan pertama untuk membantu mengaktifkan sistem pencernaan.

Sementara pada malam hari, konsumsi cairan sebaiknya mulai dikurangi agar tubuh lebih mudah memasuki fase istirahat.

“Segelas air sebelum makan pertama di pagi hari dapat membantu memulai proses pencernaan sekaligus mengaktifkan jam biologis tubuh,” jelasnya.

Begadang dan Stres Ikut Ganggu Usus

Selain pola makan, kualitas tidur dan stres juga berpengaruh besar pada kesehatan usus.

Menurut Dr. Vipada, hubungan antara usus dan otak sangat erat. Saat seseorang stres berkepanjangan, hormon kortisol meningkat dan memengaruhi keseimbangan bakteri baik di usus.

Kondisi ini membuat sistem pencernaan menjadi lebih sensitif. Tak heran jika banyak orang mengalami gangguan lambung, perut tidak nyaman, atau sulit BAB saat stres berat.

Karena itu, menjaga kualitas tidur menjadi bagian penting untuk memulihkan kesehatan usus.

Ia menyarankan masyarakat menghindari makanan berat, kafein, makanan tinggi lemak, atau makanan manis menjelang tidur.

Sebagai gantinya, aktivitas ringan seperti membaca atau peregangan ringan bisa membantu tubuh lebih rileks.

“Membaca ringan, peregangan lembut, atau mengonsumsi teh herbal sekitar 30 menit hingga satu jam sebelum tidur dapat menjadi sinyal bagi jam biologis dan usus bahwa hari telah berakhir,” katanya.

Dr. Vipada menilai banyak kebiasaan sehat sebenarnya sudah diwariskan sejak lama dalam budaya masyarakat Asia.

Mulai dari makan lebih awal, tidak makan terlalu berat di malam hari, hingga tidur teratur.

Kini, ilmu pengetahuan modern justru kembali membuktikan pentingnya pola hidup yang selaras dengan ritme alami tubuh.

“Jauh sebelum sains mampu menjelaskannya, kebijaksanaan tradisional telah mengajarkan kita untuk hidup selaras dengan ritme alami kehidupan,” tutup Dr. Vipada.

 

(Tribunnews.com/ Aisyah Nursyamsi)

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved