Minuman yang Bisa Bantu Lancarkan BAB, Ternyata Bukan Air Putih Saja
Jus prune dapat membantu melancarkan BAB karena mengandung serat, cairan, dan sorbitol yang melunakkan feses.
Ringkasan Berita:
- Jus prune dapat membantu melancarkan BAB karena mengandung serat, cairan, dan sorbitol yang melunakkan feses.
- Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi sedikit jus prune secara rutin dapat meningkatkan frekuensi BAB dan meredakan sembelit.
- Namun, penderita IBS yang mengikuti diet rendah FODMAP sebaiknya berhati-hati karena jus prune dapat memicu diare, gas, dan kembung.
TRIBUNNEWS.COM - Jika Anda termasuk orang yang jarang buang air besar (BAB) secara teratur, ada beberapa perubahan pola makan yang dapat membantu melancarkan BAB.
Misalnya, memastikan Anda makan cukup, mendapatkan serat yang cukup—namun tidak berlebihan—serta minum cairan yang memadai dapat membantu mencegah dan mengatasi sembelit, seperti dilansir EatingWell.
Pola makan rendah serat diketahui berkaitan dengan sembelit, sehingga tidak mengherankan jika banyak warga Amerika mengalami gangguan pencernaan ini.
Sebanyak 95 persen orang Amerika tidak memenuhi rekomendasi asupan serat harian, dan sekitar 15% populasi mengalami sembelit kronis.
Namun, bukan hanya serat yang penting untuk mengatasi sembelit. Anda juga perlu memastikan tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Karena tubuh tidak mencerna serat, cairan dibutuhkan untuk membantu mendorong serat melalui sistem pencernaan hingga akhirnya keluar dari tubuh.
Sebagian besar minuman dapat membantu menjaga hidrasi untuk meredakan sembelit, tetapi ada satu minuman yang menonjol karena manfaatnya dalam melawan sembelit, yaitu jus prune atau jus plum kering.
Sebelum Anda menganggapnya sebagai minuman khusus orang tua, simak penjelasan berikut tentang bagaimana jus ini dapat membantu melancarkan BAB di pagi hari.
Baca juga: 4 Makanan yang Bisa Membuat Gas Pencernaan Berbau Lebih Menyengat
Bagaimana Jus Prune Membantu Melancarkan BAB
1. Membantu Melunakkan Feses
Berbagai penelitian menemukan bahwa prune dan jus prune dapat meningkatkan frekuensi BAB dan memperbaiki konsistensi feses tanpa efek samping yang berarti. Salah satu penelitian menunjukkan bahwa minum 2 ons (sekitar 4 sendok makan) jus prune setiap hari selama delapan minggu dapat melunakkan feses dan meredakan sembelit pada peserta berusia 20 hingga 75 tahun yang mengalami sembelit kronis.
Kombinasi kuat antara sorbitol, serat, dan cairan membuat jus prune efektif melunakkan feses. Sorbitol adalah gula alkohol yang membantu menarik air ke dalam feses sehingga lebih lembut dan mudah dikeluarkan. Efeknya mirip dengan serat larut, nutrisi lain yang juga terdapat dalam jus prune.
2. Mengandung Serat
Jus prune mengandung jenis serat larut yang disebut pektin, yang berperan dalam manfaatnya melawan sembelit. Penelitian menunjukkan bahwa suplementasi pektin dapat mengurangi penggunaan pencahar, memperpendek waktu di toilet, dan meningkatkan frekuensi BAB.
Meski prune utuh mengandung lebih banyak serat dibanding jusnya, setiap cangkir jus prune tetap mengandung hampir 3 gram serat atau sekitar 10?ri kebutuhan harian. Jumlah ini cukup tinggi untuk ukuran minuman. Kandungan serat yang dipadukan dengan sorbitol dapat membantu Anda mendapatkan BAB yang lebih lancar di pagi hari.
3. Fleksibel untuk Dikonsumsi
Jus prune dapat dinikmati dengan berbagai cara. Minuman ini cocok dicampurkan ke dalam smoothie atau dijadikan mocktail malam hari dengan menambahkan air soda ke dalam 4 ons jus prune. Jus prune juga bisa digunakan untuk membuat saus atau produk panggang. Tentu saja, Anda juga bisa meminumnya langsung.
Siapa yang Sebaiknya Menghindari Jus Prune?
Seperti banyak hal lainnya, ada catatan penting dalam mengonsumsi prune dan jus prune. Jika Anda memiliki irritable bowel syndrome (IBS) dan mengikuti diet rendah FODMAP, prune dan jusnya mungkin bukan pilihan terbaik. Sorbitol memang membantu melancarkan BAB, tetapi pada penderita IBS, kandungan ini dapat memicu diare, gas, dan kembung.
Karena itu, penting untuk mengetahui jenis FODMAP mana yang paling bermasalah bagi Anda. Jika belum yakin, konsultasikan dengan ahli gizi terdaftar yang memahami diet rendah FODMAP.
Apa yang Perlu Dicari dari Minuman untuk Membantu BAB?
Air putih tetap merupakan pilihan terbaik, tetapi jika Anda bosan dengan air putih atau ingin variasi, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memilih minuman untuk membantu BAB.
1. Pilih yang Nonalkohol
Alkohol dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil karena menekan pelepasan hormon vasopresin, hormon yang mengatur retensi dan pelepasan cairan tubuh. Akibatnya, risiko dehidrasi meningkat, padahal hidrasi sangat penting untuk mencegah sembelit.
Penelitian juga menemukan bahwa konsumsi alkohol kronis dapat memperlambat pengosongan lambung, yaitu proses perpindahan makanan dari lambung ke usus. Jika tujuan Anda adalah BAB lancar di pagi hari, sebaiknya batasi konsumsi alkohol.
2. Kaya Serat
Sebagian besar minuman bukan sumber serat yang baik karena proses pembuatan jus menghilangkan seratnya. Namun, ada beberapa minuman yang tetap mengandung serat, seperti soda prebiotik yang kini semakin populer sebagai alternatif soda biasa. Minuman ini sering mengandung bahan seperti akar chicory yang menyumbang beberapa gram serat per kaleng.
Smoothie buah juga menjadi cara praktis untuk mendapatkan serat karena menggunakan buah utuh.
Pendapat Ahli
Serat dan cairan merupakan kombinasi penting untuk meredakan sembelit—dan jus prune memiliki keduanya. Kandungan sorbitolnya juga dapat membuat feses lebih lembut dan mudah dikeluarkan. Namun, karena kandungan sorbitol tersebut, prune mungkin tidak cocok untuk semua orang. Anda bisa menikmati jus prune langsung atau menjadikannya mocktail malam hari untuk membantu menjaga keteraturan BAB.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/NUTRISI-DAN-KESEHATAN-Foto-ilustrasi-minuman-jus-buah.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.