Mr P Bengkok Bikin Pria Sulit Punya Anak? Dokter Jelaskan Hubungan Bentuk Penis, Ereksi & Kehamilan
Bentuk penis yang tak normal salah satu kekhawatiran pria. Apakah kondisi tersebut bisa membuat sulit memiliki anak?
Dr. Dyandra menjelaskan, penis yang memiliki sedikit kemiringan belum tentu menjadi masalah.
Hal yang lebih penting adalah apakah kondisi tersebut menimbulkan gangguan, seperti nyeri saat ereksi atau hambatan saat berhubungan.
Pada kondisi seperti Peyronie maupun hipospadia, pemeriksaan diperlukan untuk menentukan langkah yang tepat.
Penyakit Peyronie sendiri merupakan kondisi medis di mana terbentuknya jaringan parut (plak) di dalam batang penis.
Sehingga, dapat menyebabkan penis menjadi bengkok, nyeri, atau memendek saat ereksi.
Menurutnya, jika sudah diketahui sebagai kelainan anatomi, kondisi tersebut masih dapat dikoreksi.
Ia menambahkan bahwa tindakan medis dapat dilakukan sesuai kondisi pasien.
Bagi anak yang mengalami kondisi seperti hipospadia, deteksi lebih awal menjadi penting.
Hipospadia adalah kelainan bawaan lahir pada bayi laki-laki. Di mana lubang saluran kencing (uretra) tidak berada di ujung kepala penis, melainkan di bagian bawahnya
“Kasian kalau yang anaknya Hippospadia, dia enggak diketahui, sampai dewasanya (biasanya) gitu,"lanjutnya
Sebab, penanganan sejak kecil biasanya memiliki pertimbangan tersendiri dibandingkan saat sudah dewasa.
“Jadi sayang, kasihan. Tapi prinsipnya, kalau masalah nyata anatomi dependensi itu harusnya bisa dikoreksi, bisa dioperasi.”
Dengan pemeriksaan yang tepat, pria dengan penis bengkok tidak perlu langsung menyimpulkan bahwa dirinya pasti mengalami gangguan kesuburan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-pisang-ambon-ilustrasi-pamer-alat-vital.jpg)