Yuk Nikmati Keindahan The Sun Rise of Java di Tour de Banyuwangi Ijen!

Pariwisata Banyuwangi bakal menggeliat lagi September mendatang. Karena, event sport tourism kelas dunia, Tour de Banyuwangi Ijen, akan digelar.

Yuk Nikmati Keindahan The Sun Rise of Java di Tour de Banyuwangi Ijen!
dok. Kemenpar

Pariwisata Banyuwangi bakal menggeliat lagi September mendatang. Karena, event sport tourism kelas dunia akan digelar. Tepatnya, Tour de Banyuwangi Ijen (TdBI). Event ini akan dilangsungkan 23-26 September. Pebalap sepeda terbaik nasional dan mancanegara akan ambil bagian di event ini. Jangan sampai terlewatkan ya.

Menurut Ketua Tim Pelaksana Calendar of Event Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuty, kemasan Tour de Banyuwangi Ijen selalu menjadi cara efektif untuk mengangkat dan memperkenalkan destinasi di The Sun Rise of Java.

“Tour de Banyuwangi Ijen adalah sarana promosi yang ideal. Event bagus buat Banyuwangi untuk mengangkat dan memperkenalkan keindahan alam dan destinasinya. Karena, lomba balap sepeda ini akan melewati sejumlah jalur wisata,” papar Esthy, Senin (19/8).

Tour de Banyuwangi Ijen akan terbagi dalam beberapa etape. Jalur yang dilalui pembalap merupakan jalan raya. Para pembalap akan melalui jalur lintas desa dan kota. Yang pasti, menawarkan potensi wisata di Banyuwangi, mulai dari area persawahan, perkebunan kopi dan karet.

Sementara Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata, Rizki Handayani, mengatakan Tour de Banyuwangi Ijen (TdBI) adalah kejuaraan balap sepeda resmi. Event ini tercatat dalam kalender Persatuan Balap Sepeda Internasional (Union Cycliste International).

kemenpar-210819-1

“Tour de Banyuwangi Ijen adalah event yang diselenggarakan setiap tahun. Kejuaraan ini pertama kali diselenggarakan tahun 2012. Dan merupakan balapan jalan raya jarak jauh yang berkonsep sport tourism,” tegas Rizki.

Dijelaskannya, dengan label sebagai kejuaraan internasional, Tour de Banyuwangi Ijen selalu menarik perhatian pembalap sepeda mancanegara. Pembalap dari Asia, Eropa, bahkan hingga Amerika, selalu ambil bagian dalam event ini.

“Hal ini bisa dimaklumi. Karena Banyuwangi menawarkan banyak kepada peserta. Pertama tentunya poin untuk para pembalap. Kemudian hadiah yang kompetitif. Dan terakhir pemandanga yang luar biasa. Kombinasi yang memang luar biasa untuk dijual ke wisatawan,” papar Rizki lagi.

Wanita berhijab itu menambahkan, jumlah peserta dan wisatawan tahun ini bisa lebih meningkat dari tahun sebelumnya. Karena, akses udara Banyuwangi semakin lebar.

“Secara 3A (amenitas-atraksi-aksesibilitas), Banyuwangi luar biasa. Berkembang dengan sangat pesat. Dan ini akan sangat mendukung buat pariwisata. Apalagi untuk menggenjot sport tourism. Karena dalam sport tourism itu ada banyak komponen. Jadi memang dibutuhkan 3A yang kuat,” ujar wanita yangt akrab disapa Kiki itu.

Sedangkan Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, sport tourism adalah cara efektif untuk mendatangkan wisatawan mancanegara dalam jumlah besar.

“Dalam sport tourism itu, atlet yang datang akan ditemani tim. Terdiri dari pelatih, dan ofisial lainnya. Terkadang keluarga atau kerabat datang sebagai suporter. Dan ini yang menguntungkan buat pariwisata. Apalagi length of stay mereka juga bisa berhari-hari,” kata mantan Dirut PT Telkom itu.(*)

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved