Nurul Arifin Sampaikan Kembali Keberhasilan Golkar di Bawah Kepimimpinan Airlangga Hartarto

Partai Golkar baru saja menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas), Kamis (14/11/2019) di Jakarta.

Nurul Arifin Sampaikan Kembali Keberhasilan Golkar di Bawah Kepimimpinan Airlangga Hartarto
TRIBUNNEWS.COM/Yanuar Riezqi Yovanda
Ketua umum Partai Golkar Airlangga Hartarto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Golkar baru saja menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas), Kamis (14/11/2019) di Jakarta. Rapimnas diikuti ratusan peserta yang terdiri dari unsur DPP, pimpinan dari 34 DPD Tingkat I se Indonesia, perwakilan ormas-ormas pendiri dan yang didirikan, utamanya mengesahkan agenda Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar yang akan digelar 3 hingga 5 Desember mendatang juga di Jakarta.

Yang menarik, dalam pandangan umum dari para pemilik suara atau voter untuk Munas, pimpinan DPD Tingkat I serta elemen ormas pendiri dan yang didirikan seluruhnya meminta kesediaan petahana Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto untuk dicalonkan kembali sebagai ketua umum periode 2019-2024.

Airlangga Hartarto, yang baru menduduki kursi ketua umum Partai Golkar pada akhir 2017 dengan menggantikan Setya Novanto, layak untuk mengemban amanah memimpin Partai Golkar dalam lima tahun ke depan karena serangkaian keberhasilan dan prestasi sepanjang kepemimpinannya.

Baca: Peserta Rapimnas Golkar Mayoritas Dukung Airlangga Pimpin Golkar Lagi Lewat Musyawarah Mufakat

Di bawah kepemimpinan Airlangga, Golkar berhasil meraih 85 kursi di DPR RI, menjadi partai dengan perolehan kursi terbesar kedua, berselisih tujuh kursi dari Gerindra yang berada di posisi ketiga dengan 78 kursi.

Selain itu, Golkar menempatkan kadernya menjadi Ketua MPR RI, Wakil Ketua DPR RI, dua Menteri Koordinator, dua Menteri dan Wakil Menteri.

Wajar jika merujuk pada berbagai pencapaian tersebut kader-kader Golkar meminta kesediaan Airlangga untuk kembali memimpin partai hingga lima tahun ke depan, sebagaimana tercermin dan disampaikan melalui pandangan umum di Rapimnas.

"Berbagai keberhasilan itu tentu merupakan prestasi yang patut diapresiasi," ungkap Nurul Arifin, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Jabar II, kepada wartawan Jumat (15/11).

Baca: Meutya Hafid Sosok Politikus Perempuan yang Manja Ketika di Rumah

Pernyataan Nurul Arifin, salah satu politisi perempuan senior Partai Golkar itu, sekaligus menepis anggapan bahwa Golkar minim prestasi di bawah kepemimpinan Airlangga. Menurut Nurul, jika ada pengamat yang menilai Golkar minim prestasi di bawah Airlangga, pengamat ini tidak mengamati dinamika Partai Golkar secara komprehensif.

"Di bawah kepemimpinan Pak Airlangga Hartarto yang memimpin 1,5 tahun menjelang Pemilu, Partai Golkar telah berhasil mempertahankan posisinya sebagai pemenang kedua dalam Pileg 2019 ini dengan perolehan 85 kursi, nomor dua setelah PDIP," Nurul Arifin menegaskan kembali.

"Kalau kita lihat kembali hampir semua survei oleh lembaga-lembaga survei yang ternama dan kredibel menyatakan bahwa suara untuk Golkar akan turun besar sampai satu digit, bahkan ada yang menyebut sampai dikisaran 6-9%. Dan hampir semua survei memprediksi Golkar akan menempati urutan ketiga bahkan ada yang menyatakan bisa turun ke urutan lebih bawah lagi. Banyak pengamat menyatakan Golkar tidak akan ada di papan atas lagi tetapi akan menjadi partai menengah," papar Nurul Arifin, anggota DPR RI periode 2004-2009, 2009-2014 dan 2019-2024 itu.

Halaman
12
Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved