Kementan Geber Gelar Cabai Murah untuk Rem Kenaikan Harga

Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian kembali menggelar operasi pasar Cabai di Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ) dan 5 Pasar eceran di DKI J

Kementan Geber Gelar Cabai Murah untuk Rem Kenaikan Harga
Kementan
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Menteri perdagangan Agus Suparmanto melakukan kunjungan ke Pasar Senen, Jakarta, Senin (3/2/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian kembali menggelar operasi pasar Cabai di Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ) dan 5 Pasar eceran di DKI Jakarta, yaitu di Pasar Pondok Labu, Pasar Minggu, Pasar Kramat Jati, Pasar Cijantung, Pasar Kebayoran Lama.

Sebanyak 7 ton cabai rawit merah dipasok ke PIKJ dengan harga Rp 50 ribu/kg, sedangkan di pasar eceran sebanyak 1,5 ton cabai digelontorkan dengan harga Rp 40 ribu per kg untuk cabai merah keriting dan Rp 50 ribu per kg untuk cabai rawit merah.

Gelaran operasi pasar yang gencar dilakukan Kementerian Pertanian melalui Toko Tani Indonesia Center (TTIC) tersebut sebagai upaya menekan harga cabai khususnya di DKI Jakarta dan sekitarnya agar kembali normal.

Baca: Bantah Isu Kelangkaan, Kementan Tegaskan Pupuk 2020 Cukup

"Kami gelontorkan cabai langsung ke pasar eceran supaya lebih tepat sasaran dan harga jual juga cepat kembali normal," ujar Kepala BKP Kementan, Agung Hendriadi saat dihubungi media.

Ditambahkan Agung, tentu tidak serta merta harga turun drastis, namun dampak operasi pasar mulai terlihat dan dirasakan.

Pernyataan Agung selaras dengan keterangan Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan BKP Risfaheri yang menyatakan bahwa harga cabai hari ini (7/2/2020) sudah berangsur turun.

"Nyatanya harga cabai hari ini rata - rata mulai bergerak turun. Seperti di Pasar Kramat Jati dari harga Rp 100 ribu per kg pada Kamis (6/2/2020) turun menjadi Rp 80 ribu per kg, di Pasar Minggu dari harga Rp 100 ribu per kg turun menjadi Rp 85 ribu per kg. Diharapkan besok harganya terus turun, karena hari ini saja masuk pasokan ke Pasar Induk Kramat Jati sekitar 7,02 ton," terang Risfaheri.

Baca: Kementan Aktif Lakukan Bimtek Pengendalian Hama Ulat Grayak Frugiperda

Asti pedagang eceran di Pasar Kramat Jati mengaku senang dengan adanya operasi pasar cabai ini. Bahkan dirinya mengaku sudah menunggu sejak pagi.

"Insya Allah kalau barang banyak begini harga cepat kembali normal. Bagus kalau ini terus berlanjut," ucap Asti senang.

Darmaji, seorang pedagang bakso yang sedang berbelanja ketika ditanya mengaku sangat terbantu dengan adanya operasi pasar cabai ini.

"Dengan uang Rp 100 ribu, kemarin saya hanya dapat cabai rawit satu kilo. Alhamdulillah di sini saya bisa dapat dua kilo," ujarnya.

Baca: Tindaklanjuti Rakernas, Kementan Bahas Pembiayaan Pertanian di Rakorsin

 

Begitupula dengan pengakuan Atno salah satu pedagang di Pasar Cijantung yang mengatakan harga cabai rawit merah turun menjadi Rp 75 ribu/kg dari hari kemarin yang mencapai Rp 100 ribu/kg.

Kementerian Pertanian akan terus menggelontorkan cabai ke DKI hingga harga normal dengan mendatangkan cabai dari sentra produksi di luar Jawa. (BJN*)

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved