Mendagri Tito Apresiasi BSPS: Program Mulia Bantu Masyarakat Kurang Mampu
Mendagri mengapresiasi berbagai program perumahan yang dijalankan Kementerian PKP, termasuk program BSPS.
TRIBUNNEWS.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menghadiri peluncuran Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) secara nasional Tahun Anggaran 2026, yang dirangkaikan dengan kolaborasi program pembiayaan perumahan dan pemberdayaan ekonomi rakyat bersama Kementerian PKP, BP Tapera, Pemkab Tangerang, BRI, PNM, dan SMF.
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Senin (30/3/2026).
Dalam kesempatan itu, Mendagri menyampaikan apresiasi terhadap berbagai program perumahan yang dijalankan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), termasuk program BSPS. Ia menilai program tersebut memiliki nilai yang sangat positif karena memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi kelompok berpenghasilan rendah.
"Oleh karena itu saya juga all out untuk mendukung beliau (Menteri PKP), ya. Dan bukan hanya itu, karena bagi saya ada sesuatu juga yang penting. Tugas saya, Mendagri, membina pemerintahan daerah, termasuk juga mendukung kepala daerah dalam menyukseskan program tiga juta rumah," ujar Mendagri.
Secara khusus, Mendagri juga mengapresiasi Menteri PKP Maruarar Sirait atas kontribusinya terhadap rakyat kecil melalui program perumahan. Ia menyebut, program tiga juta rumah merupakan program inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang ditujukan untuk masyarakat kurang mampu. Program ini telah banyak direalisasikan di daerah seluruh Indonesia.
Lebih lanjut, keberadaan program di bidang perumahan tersebut merupakan bentuk kehadiran negara bagi rakyat. Selain dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh hunian layak, program itu juga menghasilkan multiplier effect bagi ekosistem perekonomian, khususnya di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Baca juga: Rapat dengan DPR, Mendagri Jelaskan Capaian Kinerja Strategis Kemendagri
"Usaha-usaha material kita akan hidup. Perbankan dapat klien baru, customer baru, ada uang berputar. UMKM bergerak semua, karena kegiatan perumahan," imbuhnya.
Mendagri turut menjelaskan bahwa salah satu indikator keberhasilan kepala daerah yakni apabila mampu menurunkan angka kemiskinan di daerahnya. Hal itu, kata dia, dapat dilakukan salah satunya dengan mendukung program tiga juta rumah. Terlebih, sektor perumahan merupakan salah satu kebutuhan dasar yang diperlukan oleh rakyat.
Di lain sisi, Mendagri juga menegaskan komitmennya dalam mendukung suksesnya program tiga juta rumah di daerah. Bersama Menteri PKP, Mendagri menyebut bakal terus mengawal realisasi program tersebut sehingga dapat dirasakan oleh masyarakat.
"Program perumahan [ini perlu] ditangkap [kepala daerah], supaya apa? Supaya ikut berhasil juga kepala daerahnya. Kolaborasi kita bersama, selain akan menyelesaikan masalah juga memberi kontribusi untuk Indonesia dan ini ibadah pada Tuhan Yang Maha Kuasa," tandasnya.
Pada acara itu, turut hadir Menteri PKP Maruarar Sirait bersama jajaran, Gubernur Banten Andra Soni, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tangerang, serta pihak terkait lainnya. (*)
Baca juga: Warning Mendagri: 300 Daerah Lampaui Batas Belanja Pegawai, Terancam UU HKPD
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Mendagri-Tito-Karnavian-313.jpg)