Danau Linau Nan Indah tak Hanya Tiga Warna
DANAU Linau merupakan danau yang unik dan sering disebut danau tiga warna. Danau ini terletak di Kelurahan Lahendong, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Sulawesi Utara.
Disebut demikian karena bila terpancar sinar matahari, warna air di permukaannya bisa tampak kuning, hijau dan merah. Namun, warnanya kini sudah lebih dari tiga warna.
Tiga warna itu karena pengaruh warna belerang. Warnanya lebih dari tiga. Saat matahari tepat di atas permukaan danau, terlihat warna hijau tua, hijau muda, biru, kuning, orange dan putih. Hampir seperti warna-warna pelangi
Lokasi danau ini dulunya adalah kawah gunung berapi. Menurut cerita turun temurun dari orang-orang tua di wilayah itu, danau ini dulunya kawah. Namun setelah proses alam ribuan tahun menjadi danau.
Kafe Kafekoffie adalah sebuah fasilitas wisata satu-satunya yang ada di pinggir danau. "Kawasan ini milik keluarga Korompis-Wewengkang. Luas tanahnya sekitar 80 hektare. Kalau di areal samping kanan milik pemerintah Kota Tomohon. Namun hanya berupa sumur air belerang. Warga di sini biasanya mandi di situ," kata Lenda, warga asli Kelurahan Lahendong.
Luas danau sekitar 46 hektare dengan kedalaman mencapai 36 meter. "Kalau mandi air belerang bisa saja. Tapi dilarang untuk mandi dalam danau. Lumpurnya berbahaya. Kelihatan dari permukaan dangkal padahal dalamnya bisa mencapai puluhan meter," ujar Lenda.
Danau Linau kini menjadi daerah tujuan wisata di Sulawesi Utara. Keunikannya membuat sejumlah turis asing tertarik untuk membuat foto prewedding di kawasan ini.
Menurut Lenda turis asing yang pernah prewedding di kawasan milik pengusaha asal Tomohon ini antara lain dari negara Malaysia, Korea dan Taiwan.
Selain itu jasa fotografi ternama di Manado dan Jakarta sudah berlangganan. Jasa fotografi tersebut antara lain Hanny Kandau, Cabe Merah, Fantasia, Chen-chen Bridal, Be-U fotografi dan Alfin Profesional Fotografi.
Untuk masuk ke kawasan ini tamu lokal, nasional ataupun internasional mendapat beban yang sama. Biaya masuk anak-anak maupun dewasa Rp 20.000 per orang.
Kawasan wisata ini terdiri dari pemandangan di sekitar danau, pondok peristirahatan, hutan pinus, air panas belerang untuk berendam kaki atau mandi dan kafe yang menyiapkan aneka makanan dan minuman.
Menurut Indria Pioh (23) warga Kelurahan Winangun Kecamatan Wanea Manado, kawasan danau Linau bagaikan taman surga. "Danaunya unik dan kawasan ini beraroma alam. Apalagi ada kicauan burung dan rumput hijau yang bisa membuat hati tenang dan nyaman. Rasanya seperti di taman surga," kata wanita yang hobi jalan-jalan ini.
Bagi Ferry Mandang (35), karyawan swasta asal Kelurahan Malalayang Manado, danau Linau adalah tempat yang romantis untuk pasangan kekasih.
"Tidak menyesal harus mengeluarkan biaya karcis mahal. Udara yang alami dan tempat yang tenang bisa membuat hubungan dengan pasangan tenang dan tambah romantis," kata pria yang baru menikah ini.