Senin, 4 Mei 2026

Menyedihkan! Mainan Tradisional Ini Makin Langka dan Dijauhi Anak

Aneka mainan tradisional seperti ini makin langka dan dijauhi anak-anak. Jangan kaget kalau suatu saat diklaim Malaysia!

Tayang:
Menyedihkan! Mainan Tradisional Ini Makin Langka dan Dijauhi Anak - 201211_30_196332p.JPG
Kompas/ Raditya Helabumi
Pengunjung mencoba permainan telepon kaleng dalam rangkaian Festival Lagu Anak Nusantara di Jakarta, Jumat (30/11). Beragam permainan tradisional anak-anak seperti cangklok, lompat tali, bola bekel, yoyo, gasing dan egrang saat ini semakin tergusur dengan beragam permainan moderen yang didominasi oleh permainan elektronik.
Menyedihkan! Mainan Tradisional Ini Makin Langka dan Dijauhi Anak - 201211_30_196331p.JPG
Kompas/ Raditya Helabumi
Pengunjung mencoba permainan telepon kaleng dalam rangkaian Festival Lagu Anak Nusantara di Jakarta, Jumat (30/11). Beragam permainan tradisional anak-anak seperti cangklok, lompat tali, bola bekel, yoyo, gasing dan egrang saat ini semakin tergusur dengan beragam permainan moderen yang didominasi oleh permainan elektronik.
Menyedihkan! Mainan Tradisional Ini Makin Langka dan Dijauhi Anak - 201211_30_196333p.JPG
Kompas/ Raditya Helabumi
Pengunjung mencoba permainan telepon kaleng dalam rangkaian Festival Lagu Anak Nusantara di Jakarta, Jumat (30/11). Beragam permainan tradisional anak-anak seperti cangklok, lompat tali, bola bekel, yoyo, gasing dan egrang saat ini semakin tergusur dengan beragam permainan moderen yang didominasi oleh permainan elektronik.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA
Di tengah maraknya game online atau digital, berbagai jenis mainan tradisional warisan leluhur makin langka dan dijauhi anak-anak Indonesia.
 
Lama-lama jenis tradisional seperti cangklok, lompat tali, bola bekel, yoyo, gasing dan egrang tinggal cerita dari mulut ke mulut dan jadi catatan sejarah belaka.

Tentu kita semua tak mau kan, suatu saat mainan tradisional itu punah dan tahu-tahu diklaim milik Malaysia?  

Berdasar kecemasan ini, maka digelarkah Festival Lagu Anak Nusantara di Jakarta, Jumat (30/11), yang mana salah satu bagiannya adalah memamerkan aneka mainan tradisional warisan nenek moyang.

Salah satu yang menarik perhatian pengunjung adalah permainan telepon kaleng yang dihubungkan dengan 'kabel' dari benang.

Para pengunjung sepakat permainan cangklok, lompat tali, bola bekel, yoyo, gasing dan egrang tak boleh dibiarkan punah. Harus ada wadah pelestarian. Tak cukup dengan itu, anak-anak pun kudu dikenalkan jenis permainan orangtuanya di masa kecil itu sejak usia dini. Sepakat?

Klik TRIBUN JAKARTA Digital Newspaper
(Berita, artikel dan foto-fotonya dijamin WOW!)

Baca Artikel Menarik Lainnya

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved