Mari Elka Susah Pilih Tenun Favorit dari Koleksinya
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu gemar mengoleksi tenun.
Penulis:
Daniel Ngantung
Editor:
Fajar Anjungroso
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Daniel Ngantung
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu gemar mengoleksi tenun. Dia mengaku koleksi tenunnya cukup banyak dan beragam. Mulai dari ikat hingga songket, dari Sabang sampai Merauke.
Saking banyaknya, Mari agak bingung bila harus memilih satu kain yang paling menjadi favorit. "Waduh, susah kalau harus pilih mana yang terfavorit. Hampir semuanya saya suka," ujarnya saat ditemui Tribunnews.com usai peluncuran buku "Perjalanan Tenun Merdi Sihombing" di Alun-Alun Grand Indonesia, Selasa (12/8/2014).
Sementara ketika ditanya kain yang sering dipakai, Mari enteng menjawab. Ia menyebut kain tenun dari Flores. Menurutnya, kain tersebut nyaman dipakai karena bahannya terbuat dari kapas dan tipis sehingga praktis dibawa. "Mudah packing-nya kalau mau dibawa ke luar negeri," ujar perempuan lulusan University of California itu.
Tak sekedar menyimpan, Mari pun merawat koleksinya dengan saksama. Ibu dua anak ini tak sembarang melipat kain tenun, takut nantinya merusak kain itu sendiri. Salah satu contoh kain yang rentan menurut Mari adalah songket Palembang.
"Saya juga tak mau menjahit atau menggunting sembarang. Takut merusak motif," ujar Mari yang saat itu tampak anggun dalam balutan sarung tenun Sumatera Utara berwarna cerah dipadu blus kuning yang terbuat dari tenun garut.