Breaking News:

Korupsi di Kutai Kartanegara

Rita Widyasari: Saya Sebelum Bupati Sudah Jadi Kolektor Tas

Bupati (nonaktif) Kutai Kartanegara (Kukar), Rita Widyasari dijerat kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Koleksi tasnya pun disita.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Bupati nonaktif Kutai Kartanegara Rita Widyasari bersiap menjalani pemeriksaan di gedung KPK Jakarta, Selasa (30/1/2018). Rita diperiksa sebagai tersangka dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) senilai Rp436 miliar terkait pemberian izin perkebunan kelapa sawit. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bupati (nonaktif) Kutai Kartanegara (Kukar), Rita Widyasari dijerat kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun lantas menyita pada 40 buah tas branded, tiga mobil, dua apartemen, yang seluruhnya milik Rita.

Seberapa cintanya putri Saukani ini pada tas?

Rita kepada Tribunnews.com mengakui jika ia sangat suka dengan tas.

Ia bahkan mengaku sudah menyalurkan hobinya jauh sebelum jadi Bupati Kukar.

"Saya tuh sebelum Bupati, sudah jadi kolektor tas, ikut lelang dan beberapa saya kasih orang," papar Rita saat ditemui Tribunnews.com di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (21/2/2018)

Selain tas, urusan kecantikan Rita pun ditelisik KPK.
Ia pun diduga memiliki urusan kecantikan dengan dokter Sonia Wibisono.
Rita kembali menegaskan hubungannya dengan Dokter sonia Wibisono yang dikenal sebagai dokter kecantikan.

Sebelumnya, Rita sempat KPK‎ bahkan memeriksa Dr Sonia pada Jumat (26/1/2018) untuk menelusuri aliran dana dari Rita.

Rita menjelaskan hubungannya dengan Dr sonia hanya jual beli tas itu pun terjadi 2011 silam.

Mesti membantah pernah melakukan perawatan pada Dr Sonia, Rita tidak memungkiri pernah berkonsultasi dengan Dr Sonia bagaimana agar wajahnya bisa cantik seperti Dr Sonia.

Halaman
12
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved