Breaking News:

Sajadah Modern Terinspirasi dari Kota Marrakesh Maroko

Desain Lasouk memiliki sedikit corak dan gambar, sehingga menciptakan suasana lebih tenang dan khusyuk dalam beribadah

istimewa
Desain Lasouk memiliki sedikit corak dan gambar, sehingga menciptakan suasana lebih tenang dan khusyuk dalam beribadah. Sajadah ini ramah lingkungan, karena menggunakan tinta berbahan dasar air, sehingga tidak akan luntur ketika dicuci 

TRIBUNNWS.COM, JAKARTA - Lasouk menghadirkan sebuah sajadah premium modern yang terinspirasi dari Kota Marrakesh, sebuah kota di Maroko di kaki pegunungan Atlas yang dikenal sebagai Mutiara dari Selatan.

Motif Lasouk juga terinspirasi dari motif bangunan-bangunan yang berada di Maroko.

Lasouk diproduksi dari Singapura dan telah meluncurkan dua jenis ukuran, yaitu ukuran versi Musholla (105x50cm) dan ukuran versi Home (140x50cm).

Founder Lasouk,  Heikal Gani mengatakan, desain Lasouk memiliki sedikit corak dan gambar, sehingga menciptakan suasana lebih tenang dan khusyuk dalam beribadah.

Sajadah ini ramah lingkungan, karena menggunakan tinta berbahan dasar air, sehingga tidak akan luntur ketika dicuci, 100% bebas latex dan PVC.

Dengan daya serap yang tinggi, sajadah Lasouk merupakan sajadah anti-slip karena dilengkapi dengan lapisan sintesis yang lembut dan karet pada bagian bawah sajadah sehingga memiliki daya cengkram kuat pada permukaan lantai.

Baca: Pengamat Pendidikan Soroti Budaya Baca Siswa Indonesia di Sekolah

Baca: Kemendikbud: Kultur Belajar Harus Diubah untuk Meningkatkan Minat Baca

Baca: Konjen RI Buka Wonderful Indonesia Week 2019 di Jeddah

Lasouk memiliki bahan dasar karet alami yang dapat terurai tanpa mengganggu ekosistem.

Dengan tingkat kepadatan bantal yang tinggi untuk meningkatkan kekhusyukan dalam menjalankan ibadah.

Produk Lasouk dibagi menjadi tujuh varian produk, yaitu Bahia Jade, Dar Si Said Black, Koutoubia Emerald, Majorelle Blue, Mamounia Black & Brown, Mansour Pink, dan Sultana Purple.

Kesemuanya dibungkus ke dalam paket premium yang cantik, sehingga sajadah Lasouk ini dapat digunakan untuk pribadi maupun untuk hadiah.

Heikal Gani juga menjelaskan bahwa Lasouk berkomitmen untuk mendukung para pelajar yang kurang beruntung untuk mendapatkan edukasi lebih tinggi.

Baca: Pertemuan Birateral Indonesia-Maroko, Sepakati Penguatan Kerjasama Bidang Ekonomi

Baca: Potret Nikita Willy Naik Unta di Gurun Sahara Bareng Ibu dan Adik

Baca: Editor Baim Wong Operasi Usus Buntu di Spanyol: Sakitnya Gak Tepat, di Kota Paling Mahal

Maka dari itu, Lasouk bekerjasama dengan Education For All Morocco (Efamomcco), sebuah lembaga Non-Govermental Organization yang didirikan tahun 2007, untuk membantu para anak perempuan berusia 12 - 18 tahun yang tinggal di daerah pedesaan terpencil High Atlas untuk mendapatkan pendidikan lebih tinggi.

Pada setiap penjualan 300 sajadah, Lasouk akan mensponsori seorang anak untuk sekolah dan tinggal di asrama Efamomcco selama 1 tahun penuh.

Kini sajadah Lasouk sudah hadir di pasar Indonesia melalui penjualan secara online.

Saat ini Lasouk telah membuka Official Store di Shopee (backlink https://shopee.co.id/lasouk_official), dengan memiliki 11 varian Stock Keeping Unit (SKU) untuk 2 ukuran; versi Musholla (105x50cm) dan ukuran versi Home (140x50cm).

Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved