Breaking News:

Virus Corona

Warga Turki Buru Parfum Selama Wabah Corona, Benarkah Seampuh Hand Sanitizer?

Jika di Indonesia masker dan cairan pembersih tangan langsung habis di pasaran selama wabah corona, lain lagi di Turki. Parfum lah yang diburu,

blogcdn.com
Ilustrasi parfum 

TRIBUNNEWS.COM - Jika di Indonesia masker dan cairan pembersih tangan langsung habis di pasaran selama wabah corona, lain lagi di Turki. Parfum lah yang diburu, mengapa?

Merebaknya virus corona membuat tiap orang berjaga-jaga akan penyebarannya.

Setelah diumumkan virus corona sudah masuk Indonesia, Hand Sanitizer dan masker pun seolah menjadi barang langka.

Hal itu dikarenakan masyarakat percaya 2 benda tersebut memiliki peran penting dalam mencegah penularan virus corona.

Namun, berbeda dengan hal yang dipercayai oleh masyarakat Turki.

Pasalnya banyak warga Turki yang memercayai bahwa parfum ampuh menangkal virus corona.

Akibatnya masyarakat Turki berbondong-bondong memborongnya hingga membuat penjualanannya meningkat.

Bahkan di beberapa toko dan apotek diberi pengumuman bahwa parfum habis terjual.

Jemaah mencuci tangan dengan hand sanitizer sebelum memasuki Masjid Nasional Al Akbar untuk menunaikan Salat Jumat, di Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (20/3/2020). Meskipun tetap menggelar Salat Jumat di tengah wabah virus corona (Covid-19), Masjid Nasional Al Akbar Kota Surabaya menerapkan sejumlah prosedur yaitu pencucian tangan dengan hand sanitizer, pemeriksaan suhu badan, dan pemakaian masker serta pemberian jarak (social distancing) 1 meter tiap baris atau shaf jemaah. Surya/Ahmad Zaimul Haq
Jemaah mencuci tangan dengan hand sanitizer sebelum memasuki Masjid Nasional Al Akbar untuk menunaikan Salat Jumat, di Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (20/3/2020). Meskipun tetap menggelar Salat Jumat di tengah wabah virus corona (Covid-19), Masjid Nasional Al Akbar Kota Surabaya menerapkan sejumlah prosedur yaitu pencucian tangan dengan hand sanitizer, pemeriksaan suhu badan, dan pemakaian masker serta pemberian jarak (social distancing) 1 meter tiap baris atau shaf jemaah. Surya/Ahmad Zaimul Haq (Surya/Ahmad Zaimul Haq)

Mengutip dari kompas.com, media setempat melaporkan bahwa asosiasi di bagian barat laut kota Izmit mendonasikan parfum dan roti gratis untuk orang lanjut usia.

Tak hanya sebuah asosiasi, Presiden Recep Tayyip Erdogan pun menyatakan bahwa akan diadakan donasi berupa masker dan parfum untuk orang berusia lebih dari 65 tahun.

Halaman
123
Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved