Breaking News:

Menteri Agama: Keluarga Harus Jadi Sumber Teladan di Tengah Pandemi Covid-19

Fachrul berharap pembelajaran jarak jauh yang berlangsung selama pandemi Covid-19 bisa menjadi momentum mengembalikan fungsi keluarga.

TRIBUN JATENG/TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Selama wabah Covid-19 masih berlangsung dan belum ada tanda-tanda mereda, seluruh aktivitas umumnya dilakukan di rumah melalui sistem dalam jaringan (daring), tidak terkecuali pendidikan yang ikut terkena dampak wabah Covid-19. Hal ini tidak menyurutkan semangat belajar mengajar seperti di SMP IT PAPB Semarang, Senin (27/04/20). Kondisi ini diharapkan tidak sampai mematahkan semangat belajar siswa-siswi, karena pendidikan untuk mereka tetap menjadi prioritas utama yang harus diperhatikan bersama. Dalam program ini, setiap sesi akan dibimbing oleh seorang guru dengan jumlah siswa untuk memastikan efektifitas kegiatan belajar. Selain itu, tersedia juga berbagai materi yang interaktif sehingga proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan mudah untuk dipahami. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Agama Fachrul Razi mengingatkan pentingnya peran keluarga sebagai sumber kekuatan dalam membangun bangsa dan negara.

"Masyhur bahwa ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Karenanya, keluarga adalah tempat pendidikan utama bagi generasi bangsa," ujar Fachrul di peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2020, Senin (29/6/2020).

Fachrul berharap pembelajaran jarak jauh yang berlangsung selama pandemi Covid-19 bisa menjadi momentum mengembalikan fungsi keluarga sebagai tempat pendidikan karakter bagi anak-anak.

Sinergi lembaga pendidikan formal dan keluarga sangat dibutuhkan, tidak hanya dalam meningkatkan wawasan intelektual, tapi juga membentuk akhlak dan karakter anak.

Baca: Pakar Pendidikan Minta Orang Tua Pahami Rasa Cemas Anak Selama New Normal

"Pandemi Covid memberi kesempatan lebih banyak bagi anak untuk belajar di rumah bersama keluarganya. Sinergi lembaga pendidikan dan orang tua sangat dibutuhkan untuk memanfaatkan momentum ini dalam membentuk karakter generasi bangsa," ucap Fachrul.

Baca: Kisah Perjuangan Anak di Pedalaman Aceh Demi Ikuti Belajar Online, Harus Naik ke Bukit

Menurutnya, generasi bangsa yang hebat tidak bisa dilepaskan dari proses pendidikan keluarga. Pendidikan tersebut tidak hanya tentang pengajaran ilmu pengetahuan dan pengayaan wawasan.

"Mari optimalkan keluarga dalam fungsi pendidikan agama, menyemai cinta kasih, memberikan perlindungan, ruang sosiaslisasi dan pembinaan lingkungan. Dari keluarga yang keren, akan lahir generasi bangsa yang tangguh dan kompetitif,” kata Fachrul.

Dirinya mengatakan keluarga dapat menanamkan pendidikan akhlak, budi pekerti, dan karakter yang modal penting generasi muda.

Berita Populer
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved