Breaking News:

Ramadan 2021

Anak Belajar Puasa, Kenali Tanda-tanda Ketika Mereka Harus Membatalkannya

Tentu, anak belajar puasa sifatnya tidak memaksa. Harus sesuai pada kemampuan sang anak.

TRIBUN JATENG/TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Mengajarkan sesuatu yang baik kepada anak adalah wajib hukumnya untuk dilakukan, apalagi pada zaman sekarang ini, orang tua harus benar-benar mempersiapkan tameng terbaik buat sang buah hati. Salah satu yang juga perlu dilakukan oleh orang tua adalah mengajarkan anak untuk berpuasa Ramadhan yang sebentar lagi akan kita jalani khususnya untuk umat Islam semua. Model Nayaka Gitaswara. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mengenalkan puasa pada anak di bulan Ramadan penting dilakukan.

Tentu, anak belajar puasa sifatnya tidak memaksa. Harus sesuai pada kemampuan sang anak.

Namun selain itu ada hal lain yang perlu diperhatikan orangtua saat mengajarkan puasa pada anak.

Tidak hanya gizi atau nutrisi yang tercukupi, tapi juga kondisi anak saat menjalankan puasa. 

Menurut dr Felliyani, Sp. A, ada beberapa kondisi dimana anak perlu membatalkan puasa. Apa lagi ketika anak mengalami hipoglucemia. 

Baca juga: Apa Itu Puasa Ramadhan? Ini Hukum Puasa, Doa Sahur dan Berbuka, Serta Hal Yang Membatalkan Puasa

Hipoglucemia adalah kondisi dimana jumlah glukosa dalam darah dan cairan tubuh mengalami penurunan. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya dehidrasi.

Oleh karena itu, orangtua tidak perlu memaksakan anak untuk terus melanjutkan puasa setelah mengalami hipoglucemia.

Dikhawatirkan dapat mengalami dehidrasi. Tanda-tanda terjadinya penurunan cairan tubuh adalah kepala anak mengalami pusing.

Selain tubuh anak terlihat gemetar dan mengeluarkan keringat dingin. Perlu diperhatikan pula jika anak tidak buang air kecil selama 6 jam terakhir.

Bisa pula diperhatikan saat anak yang baru saja bermain tiba-tiba langsung tertidur. 

"Pada tanda-tanda itu, anak sudah boleh diminta untuk berbuka puasa. Orangtua harus waspada pada gejala di atas. Terutama pada anak yang baru saja belajar berpuasa," katanya pada live streaming, Kamis (8/4/2021).

Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved