Breaking News:

Fenomena Berjemur di Masa Pandemi, Kapan Waktu yang Tepat Melakukannya? Simak Penjelasan Dokter

Fenomena berjemur hampir ditemui di setiap pemukiman warga, menyusul kasus baru Covid-19 yang kembali meningkat. 

Editor: Willem Jonata
SURYA/SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
BERJEMUR - Puluhan warga Ngagel Rejo I berjemur dan melakukan senam ringan, Rabu (15/4). Kegiatan rutin tiap pagi itu untuk meningkatkan daya tahan tubuh. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Fenomena berjemur hampir ditemui di setiap pemukiman warga, menyusul kasus baru Covid-19 yang kembali meningkat. 

Berjemur untuk mendapatkan cahaya matahari penting untuk pembentukan vitamin D yang dibutuhkan oleh tubuh. 

Di negara yang kurang sinar matahari diperlukan suplemen vitamin D yang cukup. Beruntunglah kita sebagai warna negara Indonesia yang berkecukupan menerima sinar matahari. 

Selain itu, cahaya matahari ternyata baik untuk meningkatkan imunitas untuk mencegah paparan virus Corona di tengah pandemi.

Baca juga: 7 Makanan yang Kaya Vitamin dan Gizi, Baik Bagi Kesehatan Tubuh Selama Pandemi Covid-19

Namun, baru-baru ini terjadi beberapa perdebatan terkait jam berapa baiknya berjemur.

Ada yang mengatakan jika waktu yang tepat untuk berjemur berada pada jam di bawah jam 10.

Tapi tidak sedikit yang berpendapat jika baik menerima cahaya matahari sepanjang hari. Dengan tujuan, virus dapat dimusnahkan.

Sejumlah orang tua dengan mengenakan masker berjemur di bawah sinar matahari pagi di Jalan Leuwipanjang, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (15/4/2020). Berjemur di waktu pagi pukul 9.00-10.00 atau sore pukul 14.00-15.00 di tengah pandemi virus corona (Covid-19), selain mengoptimalkan pertumbuhan tulang, Vitamin D juga penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dalam melawan berbagai penyakit yang masuk ke tubuh, termasuk virus corona. Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Sejumlah orang tua dengan mengenakan masker berjemur di bawah sinar matahari pagi di Jalan Leuwipanjang, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (15/4/2020). Berjemur di waktu pagi pukul 9.00-10.00 atau sore pukul 14.00-15.00 di tengah pandemi virus corona (Covid-19), selain mengoptimalkan pertumbuhan tulang, Vitamin D juga penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dalam melawan berbagai penyakit yang masuk ke tubuh, termasuk virus corona. Tribun Jabar/Gani Kurniawan (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)

Menanggapi hal ini, dokter spesialis anak, dr Diatrie Anindyajayathi, M.Sc.,Sp.A menyebutkan perlu memerhatikan jam yang tepat saat berjemur

Ia mengungkapkan jika terlalu lama terpapar sinar matahari dapat menimbulkan beberapa risiko yang tidak baik. Berjemur di atas jam 10 pagi dapat berisiko alami gangguan pada kulit. 

"Bisa membuat kerusakan pada sel kulit," ungkapnya pada siaran radio Elshinta, dikutip oleh Tribunnews, Senin (5/7/2021). 

Tanpa ada perlindungan kulit seperti sunblock bisa memunculkan terjadinya flek pada kulit.

Selain itu, paparan sinar ultraviolet yang terus menerus dan berlebihan tanpa proteksi dapat meningkatkan risiko kanker kulit suatu hari.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved