Daun Salam
Cara dan Tips Menyimpan Daun Salam agar Tetap Awet dan Tahan Lama
Agar tetap awet dan tahan lama, daun salam wajib disimpan secara benar dan tidak bisa sembarangan. Inilah cara dan tips menyimpan daun salam.
TRIBUNNEWS.COM - Inilah cara menyimpan daun salam agar awet, tahan lama, dan tak gampang rusak.
Daun salam adalah tanaman herbal yang biasa digunakan orang-orang dalam masakan.
Daun salam juga biasanya digunakan untuk hiasan atau dikeringkan sebagai bumbu dan obat.
Dikutip dari Webmd.com, daun salam digunakan sebagai bahan herbal untuk mengatasi penyakit diabetes, kanker, masalah perut, nyeri, dan masih banyak lagi.
Baca juga: Manfaat Daun Salam untuk Kecantikan, Cegah Penuaan Dini hingga Bahan Kosmetik, Ini Penjelasan Ahli
Baca juga: Daun Salam Bisa Dimanfaatkan untuk Atasi Diabetes, Ahli Jelaskan Hal-hal yang Perlu Diperhatikan
Daun salam juga mengandung berbagai vitamin dan zat yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Agar tetap awet dan tahan lama, daun salam wajib disimpan secara benar dan tidak bisa sembarangan.
Dikutip dari wikihow.com, dryingallfood dan leaf.tv, berikut cara menyimpan daun salam agar tetap awet:
1. Awetkan Daun Salam Secara Alami
- Bilas daun salam di bawah aliran air yang sejuk dan lembut.
- Tempatkan tisu kertas di atas loyang.
- Sebarkan daun salam ke atas tisu.
- Biarkan daun salam di ruangan yang hangat dan kering yang memiliki banyak ventilasi.
- Biarkan daun mengering selama 2 minggu.
- Perhatikan apakah ada sisa air yang tersisa di daun.
2. Simpan Daun Salam di Freezer
- Cuci segenggam daun salam segar dan keringkan secara menyeluruh.
- Kemudian singkirkan bagian-bagian daun salam yang menghitam.
- Pastikan daun benar-benar kering.
- Kemudian biarkan di bawah sinar matahari selama satu jam atau lebih.
- Lalu tempatkan daun salam di dalam kantong atau wadah plastik lalu tutup rapat.
- Setelah itu masukkan daun salam yang sudah dibungkus rapat ke dalam Freezer.
3. Keringkan Daun Salam Menggunakan Oven
- Buang daun salam dari batangnya, cuci bersih daunnya.
- Tempatkan daun salam di atas handuk kertas.
- Jangan biarkan daun salam saling tertempel.
- Biarkan handuk menyerap kelembapannya.
- Gunakan nampan oven (sebaiknya yang berlubang) dan letakkan loyang di atasnya.
- Sebarkan daun salam di atas loyang agar tidak bersentuhan.
- Tambahkan satu lembar lagi dan satu lapis lagi daun salam.
- Lakukan cara ini beberapa kali, letakkan maksimal 5 lapisan.
- Atur oven Anda ke suhu terendah, maks 200F (100C), dan letakkan baki di rak bawah.
- Anda dapat meninggalkan celah kecil di pintu oven untuk meningkatkan sirkulasi udara.
- Pastikan Anda memeriksa daun Anda setiap 15 menit untuk menghindari terbakar.
4. Awetkan Daun Salam Menggunakan Alat Pengering (dehidrator)
- Panaskan alat pengering (dehidrator) hingga 95 hingga 115 derajat Fahrenheit (35 hingga 46 derajat Celcius).
- Bilas daun salam di bawah aliran air yang sejuk dan lembut.
- Susun daun di atas nampan dehidrator, dalam satu lapisan.
- Periksa instruksi penggunaan dehidrator sebelum menggunakannya.
- Lalu periksa daun salam secara berkala saat dikeringkan.
Baca juga: Manfaat Minyak Zaitun Bagi Tubuh, Lengkap dengan Cara Menggunakannya
Kandungan dan Nutrisi Daun Salam
Dalam dunia penelitian ilmiah, daun salam dikenal sebagai tanaman Laurus nobilis.
Banyak daun lain memiliki penampilan dan aroma yang mirip seperti daun salam, tetapi kandungan nutrisinya tidak sama dengan daun salam.
Ekstrak daun salam ternyata juga populer digunakan untuk bahan pembuatan aromaterapi.
Daun salam termasuk salah satu rempah-rempah yang kaya akan nutrisi.
Baca juga: Cara Memasak Tumis Pare agar Tidak Pahit, Perhatikan Tips Berikut Ini
Dikutip dari Sajiansedap.grid.id, jika direbus, air rebusan daun salam memiliki berbagai manfaat baik bagi kesehatan tubuh.
Caeranya rebus daun salam hingga air menguap dan hanya menyisakan segelas air daun salam.
Anda dapat merebus tiga gelas air dan menambahkan 10 lembar daun salam.
Kemudian air rebusan tersebut dapat dikonsumsi sebelum makan siang dan makan malam.
Dikutip dari organicfacts.net, berikut nutrisi dalam 100 gram daun salam:
Air [g] 5.44
Energi 313
Protein [g] 7.61
Total lipid (lemak) [g] 8.36
Karbohidrat, dengan perbedaan [g] 74,97
Serat, total makanan [g] 26.3
Kalsium, Ca [mg] 834
Besi, Fe [mg] 43
Magnesium, Mg [mg] 120
Fosfor, P [mg] 113
Kalium, K [mg] 529
Baca juga: Gejala Sesak Nafas Covid-19 Paling Menakutkan, Ini 6 Tips Mengatasinya
(Tribunnews.com/Oktavia WW)
Berita lain terkait Tips dan Trik Kesehatan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/daun-salam1.jpg)