Jumat, 29 Agustus 2025

Solusi Pengasuhan Pada Anak di Masa Pandemi, Berikut Tipsnya

Saskhya Aulia Prima menyebutkan jika pada dasarnya perubahan kondisi dapat memengaruhi perkembangan keluarga.

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Daryono
presidenri.go.id
Presiden Joko Widodo meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 anak usia 6-11 tahun di SDN 3 Nglinduk, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah pada Rabu (5/1/2022). 

"Menebak emosi gak harus lihat full muka. Tapi gestur tubuh, intonasi, suara sehingga anak tahu orang lain sedang merasakan apa. Ini angin segar," kata Saskhya menambahkan.

Baca juga: Jurnal Penelitian: Anak Dirawat di RS Selama Gelombang Omicron 4 Kali Lebih Banyak Dibanding Delta

Situasi pandemi yang boleh disebut masa krisis ini adalah hal wajar ketika orangtua dan anak merasa jenuh, bosan.

Selain itu juga merasakan emosi tidak nyaman, dan konflik dalam anggota keluarga.

Namun respon mulai dianggap tidak wajar jika sama sekali tidak termotivasi melakukan apa pun.

Sulit sekali memiliki emosi lebih positif dan malah melakukan kekerasan anggota keluarga.

Lantas apa yang harus dilakukan? Saskhya pun memberikan lima tips. Pertama, sesuaikan ekspetasi dan pembagian tugas dalam pegasuhan anak.

"Pertama ekspetasi sesuaikan dengan kondisi masing-masing. Ikuti apa yang ada, dan maksimalkan di situ," tegasnya.

Baca juga: Gejala Covid-19 yang Paling Sering Dialami Anak dan Balita

Kedua, atur pembagian tugas dalam pengasuhan bersama anak.

Ketiga, banyak lakukan eskplorasi kegiatan online, atau private offline sehingga meningkatkan keterampilan yang perlu diasah.

Keempat, ajak anak untuk role play dan lebih sering berinteraksi bersama anggota keluarga.

Kelima, rest dan relax dengan diri sendiri serta pasangan.

Karena empat poin tips di atas tidak akan berjalan baik jika hubungan dengan pasangan tidak full.(*)

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan