Rabu, 13 Mei 2026

Bacaan Doa

Doa Mau Makan, Setelah Makan, dan Ketika Lupa Doa Makan

Rasulullah Saw mengajarkan bacaan doa mau makan, doa setelah Makan, dan doa ketika lupa membaca doa makan yang diriwayatkan dalam hadis.

Tayang:
Tribunnews.com
DOA MAU MAKAN - Gambar didesain Tribunnews di BeFunky dan Paint, Rabu (21/1/2026). Rasulullah Saw mengajarkan bacaan doa mau makan, doa setelah Makan, dan doa ketika lupa membaca doa makan yang diriwayatkan dalam hadis. 

Tangan sering menjadi media penyebaran kuman, sehingga mencucinya sebelum makan membantu mencegah penyakit, sedangkan setelah makan menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

Hal ini berdasarkan hadis berikut ini: "Kebersihan itu sebagian dari iman." (HR. Muslim No. 223)

2. Mengawali makan dengan membaca doa

Membaca doa sebelum makan berarti memohon keberkahan dan perlindungan Allah.

Dengan menyebut nama Allah, seorang Muslim terhindar dari gangguan setan yang bisa ikut serta ketika makan tanpa doa.

Sebagaimana hadis: “Apabila seseorang masuk ke rumahnya lalu menyebut nama Allah ketika masuk dan ketika makan, maka setan berkata: ‘Kalian tidak mempunyai tempat untuk bermalam dan makan malam bagi kalian.’ Jika seseorang masuk tetapi tidak menyebut nama Allah saat memasuki rumah, maka setan berkata: ‘Kamu telah mendapatkan tempat bermalam.’ Dan jika ia tidak menyebut nama Allah ketika makan, maka setan berkata: ‘Kalian telah mendapatkan tempat bermalam dan makan malam.’” (HR. Muslim No. 2018)

3. Menggunakan tangan kanan saat makan

Islam memuliakan penggunaan tangan kanan untuk aktivitas baik, termasuk makan dan minum.

Tangan kiri digunakan untuk hal yang kurang bersih, sehingga dianjurkan menghindarinya saat makan.

Rasulullah bersabda: "Jika salah seorang di antara kalian makan, hendaklah ia makan dengan tangan kanannya, karena setan makan dengan tangan kirinya." (HR. Muslim No. 2020)

4. Tidak mengkritik atau mencela makanan

Mencela makanan mencerminkan sikap tidak bersyukur terhadap nikmat Allah. Setiap hidangan adalah rezeki yang patut dihargai, meskipun tidak sesuai selera.

Sebagaimana hadis: "Rasulullah tidak pernah mencela makanan. Jika beliau menyukainya, beliau memakannya. Jika tidak, beliau meninggalkannya." (HR. Bukhari No. 5409)

5. Mengambil makanan dari bagian yang terdekat

Makan dari sisi terdekat menunjukkan adab, kesopanan, dan rasa hormat kepada orang lain. Kebiasaan ini juga menghindarkan dari sikap rakus.

Rasulullah bersabda: "Wahai anak muda, sebutlah nama Allah, makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah dari bagian yang dekat denganmu." (HR. Bukhari No. 5376, Muslim No. 2022)

6. Menghindari makan secara berlebihan

Islam menganjurkan pola makan seimbang. Terlalu kenyang dapat berdampak buruk bagi kesehatan dan melemahkan spiritualitas.

Rasulullah bersabda: "Tidak ada bejana yang diisi anak Adam lebih buruk dari perutnya." (HR. Tirmidzi No. 2380)

7. Tidak makan dalam posisi bersandar

Makan sambil bersandar mencerminkan sikap kurang tawaduk dan bisa berdampak kurang baik bagi pencernaan.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved