Kamis, 7 Mei 2026

Bacaan Doa

Doa Melintasi Maqam Ibrahim di Dekat Ka'bah, Sunah Rasulullah SAW saat Haji dan Umrah

Ketika melintasi maqam Ibrahim, Muslim dianjurkan untuk berdoa. Maqam Ibrahim adalah batu yang digunakan Nabi Ibrahim ketika membangun Ka'bah.

Tayang:
Editor: Nuryanti
Tribunnews.com
DOA MELINTASI MAQAM IBRAHIM - Gambar dibuat di Be Funky dan Paint, Kamis (7/5/2026). Ketika melintasi maqam Ibrahim, Muslim dianjurkan untuk berdoa. Maqam Ibrahim adalah batu yang digunakan Nabi Ibrahim ketika membangun Ka'bah. 

Ringkasan Berita:
  • Maqam Ibrahim adalah batu pijakan Nabi Ibrahim AS saat membangun Ka’bah bersama Nabi Ismail AS yang kini berada di dekat Ka’bah dan menjadi tempat istimewa bagi jemaah haji maupun umrah.
  • Umat Islam dianjurkan melaksanakan salat sunah dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim setelah tawaf serta membaca doa-doa sebagai bentuk penghambaan kepada Allah SWT.
  • Batu bersejarah itu diyakini masih menyimpan jejak kaki Nabi Ibrahim AS dan menjadi tanda kebesaran Allah SWT yang disebut dalam Al-Qur’an.

TRIBUNNEWS.COM - Maqam Ibrahim merupakan salah satu tempat bersejarah yang berada di sekitar Ka’bah dan memiliki makna penting bagi jemaah haji maupun umrah.

Meski disebut “maqam”, tempat ini bukanlah makam Nabi Ibrahim AS, melainkan batu pijakan yang digunakan beliau saat membangun Ka’bah bersama putranya, Nabi Ismail AS.

Batu tersebut diyakini berasal dari surga dan hingga kini tersimpan di dalam pelindung berwarna emas di dekat Ka’bah.

Jejak kaki Nabi Ibrahim AS yang terdapat pada batu itu menjadi salah satu bukti sejarah dalam perjalanan pembangunan Baitullah.

Dalam Al-Qur’an, Allah SWT memerintahkan umat Islam untuk menjadikan Maqam Ibrahim sebagai tempat salat. Allah SWT berfirman, “Dan jadikanlah Maqam Ibrahim itu sebagai tempat salat.” (QS. Al-Baqarah: 125).

Rasulullah SAW juga mencontohkan pelaksanaan salat sunah dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim setelah menyelesaikan tawaf.

Dalam hadis riwayat Muslim, Jabir bin Abdullah RA menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW melakukan tawaf tujuh putaran, kemudian mendatangi Maqam Ibrahim sambil membaca ayat tersebut dan melaksanakan salat dua rakaat di belakangnya.

Dari Jabir bin Abdullah RA, ia berkata: “Ketika Nabi SAW tiba di Makkah, beliau melakukan thawaf di Ka’bah tujuh putaran. Kemudian beliau datang ke Maqam Ibrahim dan membaca: ‘Dan jadikanlah Maqam Ibrahim tempat shalat.’ Lalu beliau shalat dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim.” (HR. Muslim)

Karena itu, jemaah haji maupun umrah disunahkan melaksanakan salat dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim setelah menyelesaikan tawaf.

Saat melintasi tempat tersebut, banyak jemaah juga membaca doa-doa sebagai bentuk pengharapan dan kedekatan kepada Allah SWT.

Mengutip buku Doa dan Zikir Haji dan Umrah 2026 oleh Kementerian Haji dan Umrah, berikut doa melintasi maqam Ibrahim.

Baca juga: Doa Ketika Melihat Jabal Rahmah, Bukit Kasih Sayang di Arafah

Doa Melintasi Maqam Ibrahim

رَبِّ أَدْخِلْنِي مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِي مُخْرَجَ صِدْقٍ
وَاجْعَلْ لِي مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيرًا وَقُلْ جَاءَ الْحَق
وَزَهَقَ الْبَاطِلُ إِنَّ الْبَاطِلَ كَانَ زَهُوْقًا 

Rabbi adkhilnī mudkhala ṣidqin wa akhrijnī mukhraja ṣidqin waj‘al lī min ladunka sulṭānan naṣīrā. Wa qul jā’al-ḥaqqu wa zahaqal-bāṭil, innal-bāṭila kāna zahūqā

Artinya: "Ya Tuhanku, masukkan aku ketempat masuk yang benar, dan keluarkan (pula) aku ketempat keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi-Mu kekuasaan yang dapat menolong (ku). Dan katakanlah, "kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap". Sungguh yang batil itu pasti lenyap."

Tata Cara Sholat di Belakang Maqam Ibrahim

Kementerian Haji dan Umrah menjelaskan bahwa jemaah haji maupun umrah dianjurkan melaksanakan sholat sunah dua rakaat setelah tawaf di belakang Maqam Ibrahim AS. Tata cara pelaksanaannya sama seperti sholat sunah dua rakaat pada umumnya.

Namun, apabila area di sekitar Maqam Ibrahim terlalu padat dan tidak memungkinkan untuk sholat di tempat tersebut, jemaah tetap dapat melaksanakannya di lokasi lain yang masih berada di dalam Masjidil Haram.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved