Jumat, 10 April 2026

Bacaan Doa

Doa Sahur Puasa dan Sunah yang Dianjurkan Rasulullah SAW

Doa sahur puasa dapat dibaca untuk memperoleh berkah dari santapan sahur. Ada sunah sahur yang dicontohkan Rasulullah yang perlu diketahui muslim.

Tribunnews.com
DOA SAHUR PUASA - Gambar didesain Tribunnews di BeFunky dan Paint, Senin (26/1/2026). Doa sahur puasa dapat dibaca untuk memperoleh berkah dari santapan sahur. Ada sunah sahur yang dicontohkan Rasulullah yang perlu diketahui muslim. 

Ayat ini menggambarkan keutamaan waktu sahur sebagai salah satu waktu paling mustajab untuk beribadah, khususnya beristighfar.

Sahur bukan sekadar aktivitas makan sebelum puasa, tetapi juga momen spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui doa dan permohonan ampun.

2. QS. Adz-Dzariyat Ayat 18

“Dan selalu memohonkan ampunan di waktu pagi sebelum fajar.” (QS. QS. Adz-Dzariyat: 18)

Ayat ini menegaskan bahwa waktu sebelum fajar—yang bertepatan dengan waktu sahur—memiliki nilai ibadah yang sangat tinggi.

Allah SWT memuji hamba-hamba-Nya yang memanfaatkan waktu tersebut untuk beristighfar dan memperbanyak amal kebaikan.

Dalam konteks puasa, sahur menjadi pintu pembuka untuk meraih keutamaan ini. Orang yang bangun sahur berarti telah menempatkan dirinya pada waktu istimewa yang jarang dimanfaatkan banyak orang karena masih terlelap tidur.

3. QS. Al-Baqarah Ayat 187

“…dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar.” (QS. Al-Baqarah: 187)

Ayat ini menjadi dasar waktu sahur dalam Islam. Allah SWT memperbolehkan umat Islam untuk makan dan minum hingga terbit fajar, yang menandai masuknya waktu Subuh sekaligus dimulainya puasa.

Istilah “benang putih dan benang hitam” adalah perumpamaan yang menggambarkan jelasnya perbedaan antara cahaya fajar dan gelapnya malam.

Ayat ini menunjukkan bahwa sahur bukan hanya dianjurkan, tetapi juga memiliki batas waktu yang tegas, sehingga umat Islam tidak perlu ragu selama fajar belum terbit.

4. Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim

“Bersahurlah kamu sekalian, karena sesungguhnya dalam sahur itu terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menjadi landasan utama anjuran sahur dalam Islam. Rasulullah SAW secara tegas memerintahkan umatnya untuk tidak meninggalkan sahur karena di dalamnya terdapat keberkahan yang luas, baik secara fisik maupun spiritual.

Keberkahan sahur mencakup kekuatan tubuh untuk berpuasa, ketenangan batin, serta pahala karena mengikuti sunah Nabi. Karena itu, sahur tidak dipandang sebagai kebiasaan biasa, melainkan bagian dari ibadah puasa itu sendiri.

5. Hadis Riwayat Ahmad

“Sahur adalah makanan berkah, maka jangan kalian tinggalkan walaupun salah seorang dari kalian hanya meneguk seteguk air, karena Allah dan para malaikat bersalawat atas orang-orang yang bersahur." (HR. Ahmad)

Hadis ini menegaskan bahwa sahur tidak harus dengan makanan berat atau mewah. Bahkan seteguk air pun sudah cukup untuk mendapatkan keutamaan sahur, selama diniatkan sebagai ibadah.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved