Bacaan Doa
Doa Niat Sholat Gerhana Bulan dan Tata Cara Sholat Khusuf
Muslim dianjurkan untuk melaksanakan sholat gerhana atau sholat khusuf jika terjadi gerhana bulan atau gerhana matahari.
“Pada masa Rasulullah SAW pernah terjadi gerhana matahari, yaitu di hari meninggalnya putra beliau, Ibrahim. Orang-orang lalu berkata, “Gerhana matahari ini terjadi karena meninggalnya Ibrahim!” Maka Rasulullah SAW pun bersabda, “Sesungguhnya matahari dan bulan tidak akan mengalami gerhana disebabkan karena mati atau hidupnya seseorang. Jika kalian melihat gerhana, maka salat dan berdoalah kalian kepada Allah.” (HR al-Bukhari no Hadis 985)
Sejumlah ulama berbeda pendapat mengenai perintah melaksanakan sholat khusuf saat gerhana.
Syekh Yusuf al-Qaradawi berpendapat bahwa salat gerhana pertama kali dilaksanakan pada tahun ke-10 Hijriah, bertepatan dengan wafatnya Ibrahim, putra Nabi Muhammad SAW.
Sementara itu, ulama pengikut Mazhab Syafi’i menyatakan bahwa salat gerhana matahari disyariatkan pada tahun ke-2 Hijriah, sedangkan gerhana bulan pada tahun ke-5 Hijriah, sebagaimana dijelaskan dalam kitab al-Fiqh al-Manhaji 'ala Madzhab al-Imam asy-Syafi'i (juz 1, hlm. 239), dikutip dari Majelis Ulama Indonesia.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/DOA-GERHANA-BULAN-45645644.jpg)