Mudik Lebaran 2026
5 Tips Agar Mudik Jadi Pengalaman Menyenangkan Menurut Ahli Kesehatan
Jutaan orang berangkat mudik untuk merayakan Lebaran ke kampung halaman. Perjalanan panjang menuntut tubuh tetap fit dan sehat.
Ringkasan Berita:
- Mudik tentunya harus memiliki persiapan yang baik agar perjalanan tetap nyaman, aman, dan bugar. Dengan kata lain, mudik menuntut tubuh tetap fit dan sehat
- Cek kondisi kesehatan diperlukan bagi mereka yang mengidap penyakit kronik misalnya hipertensi, diabetes, dan sebagainya
- Kebiasaan mencuci tangan harus terus diberdayakan, dan jangan buang sampah sembarangan serta tidak jajan sembarangan
TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Akhir-akhir ini ini, jutaan orang berangkat mudik untuk merayakan Lebaran ke kampung halaman.
Perjalanan panjang menuntut tubuh tetap fit dan sehat.
Sayangnya ada saja momen yang membuat perjalanan terasa melelahkan hingga stres.
Karena itu orang yang akan mudik tentunya harus memiliki persiapan yang baik agar perjalanan tetap nyaman, aman, dan bugar.
Baca juga: Situasi Terkini Arus Mudik 2026 di Gerbang Tol Kalikangkung Terpantau Masih Lancar
Berikut 5 tips mudik anti stres dan tetap fit, agar perjalanan menjadi sehat dan menyenangkan ahli kesehatan Prof Tjandra Yoga Aditama:
1. M = Menyiapkan dan membawa bekal yang cukup
Bawal bekal secukupnya untuk perjalanan karena bukan tidak mungkin terjadi macet panjang. Siapkan makanan dan minuman selama di perjalanan serta obat-obatan.
Ada baik cek kesehatan sebelum berangkat mudik. Cek kondisi kesehatan diperlukan bagi mereka yang mengidap penyakit kronik misalnya hipertensi, DM, penyakit saluran cerna, asma dan lain-lain.
Konsultasi akan membuat para pemudik mempersiapkan kesehatan lebih baik, obat apa yang perlu disiapkan dan apa yang perlu dilakukan kalau ada serangan penyakit selama perjalanan atau di kampung halaman.
2. U = Upayakan agar berangkat maka kondisi tubuh sehat dan bugar.
Hindari berkendara saat kondisi tubuh lelah bekerja seharian.
Juga hindari berangkat pada saat puncak-puncaknya arus mudik, karena bisa saja memakan waktu yang lebih lama karena semua pemudik akan berjalan di waktu yang sama.
Upayakan juga sarana agar anak-anak dapat menikmati perjalanan mudik, misalnya membawa bahan bacaan atau juga permainan sederhana, habiskan waktu tanpa main gadget.
3. D = Dalam perjalanan maka harus selalu menjaga kebersihan.
Kebiasaan mencuci tangan harus terus diberdayakan, dan jangan buang sampah sembarangan serta tidak jajan sembarangan.
Dalam perjalanan ada baiknya memanfaatkan Pos Kesehatan dipanjang arus mudik dan jangan ragu-ragu berkonsultasi pada petugas kesehatan kalau diperlukan.
4. I = Istirahat saat lelah berkendara dan jangan memaksakan diri.
Panduan umum lainnya adalah perlu istirahat sesudah sekitar 4 jam mengemudi.
Jangan pula karena tidak mau istirahat lalu malah mengkonsumsi berlebihan minuman tertentu yang dianggap dapat menyegarkan.
Ingat kelelahan berkendara merupakan hal yang amat rawan untuk kecelakaan lalu lintas.
Selain itu, karena sedang ada peningkatan kasus campak dan bahkan KLB campak di beberapa daerah yang bukan tidak mungkin jadi tujuan perjalanan, maka ada “I” lain yang perlu diperhatiankan, yaitu pastikan imunisasi campak sudah diberikan, baik ke anak.
Jika mengalami demam dan apalagi ada ruam-ruam merah di kulit maka segera berkonsultasi ke petugas kesehatan setempat.
5. K = Kendaraan dalam keadaan baik.
Cek kendaraan sebelum berangkat. Berhati-hati saat berkendara, patuhi rambu lalu lintas, dan mengikuti arahan petugas.
Hindari penggunaan motor untuk mudik bahkan sampai ratusan kilometer, dengan barang bawaan yang banyak serta bawa anak pula.
Jika menggunakan kendaraan umum maka ikuti aturan yang ada dan siapkan skenario kalau harus pindah antar moda transportasi, misalnya dari kereta api ke bus dan lainnya, supaya waktu transit tidak terlalu melelahkan.
Begitu sampai di kampung halaman sesudah puluhan jam di jalan maka baik untuk istirahat dulu dan baru berkunjung ke berbagai tempat di kampung, jangan memaksakan diri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Mudik-Bersama-Pertamina.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.