Minggu, 26 April 2026

Bacaan Doa

Doa Halal Bihalal Singkat, Dibaca saat Silaturahmi Idul Fitri

Muslim biasanya merayakan Idul Fitri dengan saling bermaafan dan bersilaturahmi ke rumah keluarga, teman, atau rekan kerja. Berikut doa halal bihalal.

Editor: Nuryanti
Tribunnews.com
DOA HALAL BIHALAL - Gambar didesain Tribunnews di BeFunky dan Paint, Minggu (22/3/2026). Muslim biasanya merayakan Idul Fitri dengan saling bermaafan dan bersilaturahmi ke rumah keluarga, teman, atau rekan kerja. Berikut doa halal bihalal. 
Ringkasan Berita:
  • Hari Raya Idul Fitri menjadi momen kebahagiaan umat Islam yang dirayakan dengan silaturahmi dan saling memaafkan melalui doa-doa kebaikan yang bersumber dari Al-Qur’an dan hadis.
  • Doa yang umum dibaca saat halal bihalal mencakup permohonan ampunan, perbaikan hubungan, serta harapan agar amal diterima.
  • Dalam bersilaturahmi, umat Islam dianjurkan menjaga adab seperti mendahulukan keluarga, bersikap tulus, menjaga lisan, dan menjadikannya sebagai ibadah.

 

TRIBUNNEWS.COM - Hari Raya Idul Fitri merupakan momen penuh kebahagiaan bagi umat Islam yang meraih kemenangan setelah berpuasa selama bulan Ramadan.

Idul Fitri dirayakan dengan berbagai cara, salah satunya dengan mengadakan silaturahmi atau acara halal bihalal dengan keluarga, teman, dll.

Ketika halal bihalal, Muslim akan saling mendoakan dengan doa-doa baik dan saling bermaafan.

Doa halal bihalal yang umum dibaca bukan berasal dari satu riwayat khusus, melainkan rangkaian doa yang bersumber dari Al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad SAW tentang ampunan, persatuan, dan ukhuwah.

Dalam beberapa sumber disebutkan doa-doa baik yang dapat dibaca ketika bersilaturahmi atau menghadiri halal bihalal.

Doa Memperbaiki Hubungan

اللَّهُمَّ أَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِنَا، وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِنَا، وَاهْدِنَا سُبُلَ السَّلَامِ

Allahumma allif baina qulūbinā, wa aṣliḥ dzāta baininā, wahdinā subulas-salām.

Artinya: “Ya Allah, satukanlah hati kami, perbaikilah hubungan di antara kami, dan tunjukkan kami jalan keselamatan.” (HR. Abu Dawud)

Doa Memohon Ampunan untuk Sesama Muslim

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ

Allāhumma ighfir lī walil-mu’minīna wal-mu’mināt.

Artinya: “Ya Allah, ampunilah aku dan seluruh laki-laki serta perempuan yang beriman.” (HR. Muslim)

Baca juga: Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Lebaran Idul Fitri 2026 Lengkap

Doa Mohon Amal Diterima

تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ

Taqabbalallāhu minnā wa minkum.

Artinya: “Semoga Allah menerima (amal) dari kami dan dari kalian.” (Atsar sahabat dalam Fath al-Bari karya Ibnu Hajar al-Asqalani).

Adab Bersilaturahmi dalam Islam

Muslim dianjurkan untuk menjaga adab baik ketika bersilaturahmi kepada keluarga maupun teman.

Kementerian Agama menjelaskan adab bersilaturahmi dalam beberapa poin di bawah ini.

1. Mendahulukan keluarga dan kerabat dekat

Silaturahmi sebaiknya dimulai dari orang-orang terdekat, seperti orang tua, saudara, dan keluarga besar.

Mereka memiliki hak yang lebih utama untuk diperhatikan, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an.

“Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya.” (QS. Al-Isra: 26)

2. Menjaga hubungan dengan tulus, bukan sekadar balasan

Silaturahmi yang sempurna bukan hanya membalas kebaikan, tetapi tetap menyambung hubungan meski pernah terputus atau disakiti.

“Bukanlah penyambung itu yang hanya membalas, tetapi yang menyambung ketika hubungan itu terputus.” (HR. Sahih Bukhari)

3. Membawa kebahagiaan bagi saudara

Saat bersilaturahmi, dianjurkan membawa kebahagiaan, misalnya dengan memberi oleh-oleh, hadiah, atau sekadar sikap yang menyenangkan.

“Kebaikan yang paling Allah cintai setelah ibadah fardhu adalah membahagiakan seorang Muslim.” (HR. Ath-Thabrani)

4. Saling menasihati dalam kebaikan

Silaturahmi juga menjadi momen untuk saling mengingatkan dalam kebaikan dan membantu mencari solusi saat ada kesulitan.

“Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat.” (QS. Asy-Syu'ara: 214)

5. Bersedekah kepada kerabat yang membutuhkan

Memberi bantuan kepada keluarga yang membutuhkan merupakan bentuk silaturahmi yang sangat dianjurkan karena mengandung pahala ganda yaitu sedekah dan menyambung hubungan.

“Kamu tidak akan memperoleh kebajikan sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai.” (QS. Ali Imran: 92)

6. Menjaga sikap dan lisan

Dalam silaturahmi, penting untuk menjaga tutur kata, tidak menyakiti perasaan, serta menghindari perilaku yang tidak pantas.

Sebagaimana dijelaskan dalam ayat: “Katakanlah kepada orang beriman agar mereka menahan pandangannya dan menjaga kemaluannya.” (QS. An-Nur: 30)

7. Menghindari khalwat dan menjaga batasan

Silaturahmi tetap harus dilakukan dengan menjaga adab pergaulan, seperti tidak berduaan dengan yang bukan mahram.

“Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita kecuali bersama mahramnya.” (HR. Sahih Bukhari)

8. Menjaga silaturahmi sebagai bentuk keimanan

Silaturahmi merupakan tanda keimanan dan termasuk amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam.

“Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia menyambung silaturahmi.” (HR. Sahih Bukhari)

9. Tidak memutus tali silaturahmi

Memutus hubungan persaudaraan adalah perbuatan yang sangat dibenci dan dapat menghalangi seseorang dari surga.

“Tidak akan masuk surga orang yang memutus silaturahmi.” (HR. Sahih Bukhari dan Sahih Muslim)

10. Niatkan silaturahmi sebagai ibadah

Silaturahmi bukan sekadar tradisi, tetapi bentuk ibadah kepada Allah dan wujud kasih sayang antar sesama manusia.

“…dan peliharalah hubungan silaturahmi.” (QS. An-Nisa: 1)

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved