Sabtu, 25 April 2026

Bacaan Doa

Doa di Antara Dua Pilar Hijau saat Sa'i dalam Ibadah Haji/Umrah

Jemaah haji/umrah laki-laki dianjurkan berlari kecil saat melewati dua pilar dalam ibadah Sa'i, yaitu perjalanan bolak balik antara Safa dan Marwah.

Tribunnews.com
DOA SA'I HAJI - Gambar dibuat di Be Funky dan Paint, Sabtu (25/4/2026). Jemaah haji/umrah laki-laki dianjurkan berlari kecil saat melewati dua pilar dalam ibadah Sa'i, yaitu perjalanan bolak balik antara Safa dan Marwah. 

Ringkasan Berita:
  • Sa’i adalah rukun haji/umrah yang dilakukan dengan berjalan tujuh kali antara bukit Safa dan Marwah, dimulai dari Safa.
  • Ibadah ini wajib dilakukan bagi jemaah haji/umrah. Bagi jemaah laki-laki dianjurkan untuk berlari kecil di area lampu hijau untuk meneladani Siti Hajar.
  • Sa’i tidak wajib dalam keadaan suci, namun disunnahkan suci dari hadas besar dan kecil.
  • Selama sa’i, jemaah dianjurkan berzikir dan membaca doa memohon ampunan serta keselamatan.

TRIBUNNEWS.COM - Ibadah haji dan umrah merupakan impian bagi setiap Muslim.

Dalam rangkaian ibadah haji, jemaah haji diwajibkan melakukan Sa'i yaitu melakukan perjalanan bolak balik dari bukit Safa ke Marwah sebanyak tujuh kali, dimulai dari Safa dan berakhir di bukit Marwah.

“Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah sebagian dari syiar Allah. Maka barang siapa yang berhaji ke Baitullah atau berumrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa’i antara keduanya. Dan barang siapa yang mengerjakan kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 158)

Dalam hadis disebutkan, sa'i merupakan ibadah wajib yang harus dilakukan jemaah haji maupun umrah.

“Allah tidak akan menerima haji atau umrah seseorang yang tidak melakukan sa’i antara Shafa dan Marwah.” (HR. Bukhari)

Sa'i dilakukan setelah jemaah haji melakukan tawaf ifadah, yaitu ibadah mengeliling Kabah sebanyak tujuh kali.

Kementerian Haji dan Umrah menjelaskan jemaah haji atau umrah tidak wajib suci dari hadas besar atau kecil ketika Sa'i, namun disunnahkan bersuci dari hadas besar dan kecil.

Dalam perjalanan Sa'i, jemaah haji akan melewati jalur yang panjang, di antaranya terdapat jalur dengan penanda lampu hijau.

Pada penanda itu, jemaah haji laki-laki disunnahkan untuk berlari-lari kecil.

Baca juga: Doa Sai dari Bukit Safa ke Marwah dalam Ibadah Haji/Umrah

Mengapa Disunahkan Lari Kecil saat Melewati Dua Pilar?

Sunnah ketika melewati dua tanda atau pilar (lampu hijau) saat sa’i adalah berlari kecil (raml) bagi laki-laki.

Dua tanda tersebut berada di antara Bukit Shafa dan Marwah, menandai area tempat Siti Hajar dahulu berlari mencari air untuk Nabi Ismail.

Bagi jemaah laki-laki, dianjurkan untuk mempercepat langkah atau berlari kecil di area ini sebagai bentuk meneladani perjuangan Siti Hajar.

Sedangkan bagi perempuan, cukup berjalan biasa tanpa berlari.

Di luar area dua pilar tersebut, baik laki-laki maupun perempuan dianjurkan berjalan dengan tenang sambil berzikir dan berdoa.

Ketika melakukan Sa'i, lalu datang waktu sholat fardhu, maka yang lebih utama adalah berhenti sejenak dan menunaikan shalat berjamaah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved