Kamis, 9 April 2026

Mitos vs Fakta: Susu Ternyata Bisa Berbahaya untuk Kucing

Sebagian besar kucing dewasa intoleran terhadap laktosa, sehingga susu dapat menyebabkan gangguan pencernaan.

Editor: Tiara Shelavie
Pexels
KESEHATAN KUCING - Foto ilustrasi kucing yang diambil dari situs bebas royalti Pexels pada 26 Maret 2025. Sebagian besar kucing dewasa intoleran terhadap laktosa, sehingga susu dapat menyebabkan gangguan pencernaan. 

Ringkasan Berita:
  • Sebagian besar kucing dewasa intoleran terhadap laktosa, sehingga susu dapat menyebabkan gangguan pencernaan.
  • Susu tidak memenuhi kebutuhan nutrisi kucing dan bahkan bisa memicu obesitas serta kekurangan gizi.
  • Alternatif yang lebih aman termasuk air, susu khusus kucing bebas laktosa, kaldu tulang, dan camilan berbasis ikan.

TRIBUNNEWS.COM - Jika ada satu hal yang disukai kucing, itu adalah susu (selain ikan, tapi kita kesampingkan dulu).

Megutip PawsMint, selama beberapa generasi, hal ini sering digambarkan dalam budaya populer, buku cerita, dan kartun, di mana kucing terlihat dengan senang hati menjilat semangkuk susu. 

Gambaran ini bertahan lama dan membuat banyak pemilik kucing percaya bahwa produk susu baik untuk kucing, bahkan dianggap sebagai camilan alami yang sehat.

Sayangnya, ini adalah kesalahpahaman. Meskipun terlihat tidak berbahaya, susu dapat menyebabkan masalah pencernaan pada banyak kucing dewasa.

Oleh karena itu, penting untuk memahami bahwa budaya populer bisa menyesatkan dalam hal pemberian makanan untuk kucing.

Susu sapi tidak hanya tidak diperlukan, tetapi juga dapat berdampak buruk bagi kucing. Susu bisa menyebabkan gangguan pencernaan, ketidakseimbangan nutrisi, hingga masalah jangka panjang.

Baca juga: Kucing Kesayangan Presiden Prabowo Ikut Halalbihalal di Istana, Hadir Sapa Warga dari Stroller BK

Fakta tentang Intoleransi Laktosa

Alasan utama mengapa susu berdampak buruk bagi kucing adalah karena sebagian besar kucing dewasa mengalami intoleransi laktosa.

Anak kucing memang mengonsumsi susu induknya dan menghasilkan enzim laktase dalam jumlah cukup untuk mencerna laktosa. Namun, setelah disapih, produksi enzim ini menurun secara alami.

Akibatnya, kucing dewasa kekurangan laktase untuk mencerna laktosa dari susu sapi, kambing, atau kerbau. Laktosa yang tidak tercerna akan difermentasi oleh bakteri di usus, yang menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan seperti perut kembung, nyeri perut, muntah, dan diare.

Penelitian menunjukkan sekitar 70 persen kucing dewasa tidak dapat mencerna susu dengan baik. Meskipun beberapa kucing tampak bisa mentoleransi sedikit susu, bukan berarti itu aman.

Kesalahpahaman Nutrisi

Alasan lain untuk menghindari susu adalah karena susu tidak memberikan nutrisi seimbang bagi kucing. Kucing adalah karnivora alami, sehingga kebutuhan nutrisinya harus didominasi oleh daging (termasuk nutrisi penting seperti taurin).

Kekurangan Nutrisi: Memberikan susu secara rutin dapat menggantikan makanan kucing yang lebih bergizi, sehingga berisiko menyebabkan kekurangan nutrisi.

Tinggi Lemak dan Gula: Susu sapi mengandung lemak dan gula yang tinggi, yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan obesitas.

Risiko Dehidrasi: Diare akibat susu dapat menyebabkan dehidrasi serius, terutama pada anak kucing dan kucing tua.

Tanda-Tanda Kucing Bermasalah

Jika kucing Anda baru saja diberi susu, sebaiknya hentikan. Perhatikan gejala seperti diare, feses lembek, muntah, nyeri perut, peningkatan gas, dan sering menggaruk kulit. Jika gejala berlanjut, kasus yang parah memerlukan penanganan dokter hewan, terutama pada anak kucing dan kucing tua.

Alternatif yang Lebih Baik

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved