Bacaan Doa
Doa Membasuh Tangan Kanan agar Diberi Catatan Amal Baik saat Kiamat
Pada hari kiamat, setiap manusia akan dimintai pertanggungjawaban. Mereka akan menerima catatan amal menggunakan tangan kanan atau kiri.
Allaahumma la tuthinii kitaabii bisyimaalii wa laa min waraa-i zhahrii.
Artinya: "Wahai Allah, jangan Engkau berikan kitab pada tangan kiriku, dan jangan dari belakang punggungku."
Dalil Tentang Catatan Amal di Hari Kiamat
Dalam Al-Quran dijelaskan tentang catatan amal yang diberikan kepada setiap manusia di hari kiamat.
Orang yang bertaqwa selama di dunia akan menerima catatan amalnya menggunakan tangan kanan dan tidak akan mendapatkan siksa.
"(Ingatlah) suatu hari (Yang di hari itu) Kami panggil tiap umat dengan pemimpinnya; dan barangsiapa yang diberikan kitab amalannya di tangan kanannya, maka mereka ini akan membaca kitabnya itu, dan mereka tidak dianiaya sedikitpun. Dan barangsiapa yang buta (hatinya) di dunia ini, niscaya di akhirat (nanti) ia akan lebih buta (pula) dan lebih tersesat dari jalan (yang benar).” (QS. al-Isra’: 71-72)
Dalam ayat lain dijelaskan reaksi orang-orang yang mendapat catatan amal perbuatannya menggunakan tangan kiri.
Pada saat itu juga mereka tersadarkan bahwa mereka semua akan mendapat siksa dari Allah.
"Dan di letakkanlah kitab (catatan amal), lalu engkau akan melihat orang yang berdosa merasa ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata, “Betapa celaka kami, kitab apakah ini, tidak ada yang tertinggal, yang kecil dan yang besar melainkan tercatat semuanya,” dan mereka dapati (semua) apa yang telah mereka kerjakan (tertulis). Dan Tuhanmu tidak menzalimi seorang juapun.” (QS. al-Kahfi: 49)
Dalam hadis disebutkan bahwa Rasulullah SAW mengatakan setiap umat akan dimintai pertanggungjawaban pada hari kiamat.
Rasulullah SAW bersabda: “Tidak akan bergeser kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai ia ditanya tentang… amalnya, untuk apa ia kerjakan.” (HR. Tirmidzi)
Di antara catatan amal itu, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa amalan tauhid dapat menolong seseorang pada hari kiamat.
“Ada seseorang yang terpilih dari umatku pada hari kiamat dari kebanyakan orang ketika itu, lalu dibentangkan kartu catatan amalnya yang berjumlah 99 kartu. Setiap kartu jika dibentangkan sejauh mata memandang. Kemudian Allah menanyakan padanya, “Apakah engkau mengingkari sedikit pun dari catatanmu ini?” Ia menjawab, “Tidak sama sekali wahai Rabbku.” Allah bertanya lagi, “Apakah yang mencatat hal ini berbuat zalim padamu?” Lalu ditanyakan pula, “Apakah engkau punya uzur atau ada kebaikan di sisimu?” Dipanggillah laki-laki tersebut dan ia berkata, “Tidak.” Allah pun berfirman, “Sesungguhnya ada kebaikanmu yang masih kami catat. Dan sungguh tidak akan ada kezaliman atasmu hari ini.” Lantas dikeluarkanlah satu bitoqoh (kartu sakti) yang bertuliskan syahadat ‘laa ilaha ilallah wa anna muhammadan ‘abduhu wa rosuluh’. Lalu ia bertanya, “Apa kartu ini yang bersama dengan catatan-catatanku yang penuh dosa tadi?” Allah berkata padanya, “Sesungguhnya engkau tidaklah zalim.” Lantas diletakkanlah kartu-kartu dosa di salah satu daun timbangan dan kartu ampuh ‘laa ilaha illallah’ di daun timbangan lainnya.Ternyata daun timbangan penuh dosa tersebut terkalahkan dengan beratnya kartu ampuh ‘laa ilaha illalah’ tadi." (HR. Ibnu Majah, Tirmidzi, dan Ahmad).
Setiap amal perbuatan selama di dunia akan dihisab pada hari kiamat, ada pun yang menerima catatan amal menggunakan tangan kanan maka akan dihisab dengan mudah.
Rasulullah SAW menjelaskan: “Barang siapa yang diberikan kitabnya dengan tangan kanannya, maka dia akan dihisab dengan mudah.” (HR. Bukhari)
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/DOA-MEMBASUH-TANGAN-34534653.jpg)