Bacaan Doa
Doa Mohon Kesabaran dalam Menghadapi Cobaan Hidup dan Hikmahnya
Muslim dianjurkan untuk bersabar dalam menghadapi cobaan dalam hidup. Berikut doa mohon kesabaran yang dibagikan oleh Baznas.
Ringkasan Berita:
- Setiap Muslim dianjurkan bersabar saat menghadapi cobaan, sebagaimana perintah dalam QS. Al-Baqarah: 153 dan hadis Rasulullah SAW.
- Kesabaran mendatangkan ketenangan hati, menghapus dosa, serta menjadi jalan meraih pahala dan kemenangan.
- Berbagai doa dapat diamalkan untuk memohon kesabaran, keikhlasan, dan pengendalian emosi kepada Allah SWT.
- Hikmah sabar meliputi kedekatan dengan Allah, menjadi pribadi yang tangguh, kebahagiaan, dan membuka jalan menuju surga.
TRIBUNNEWS.COM - Setiap manusia pasti pernah mendapatkan cobaan dalam hidupnya.
Dalam ajaran Islam, Muslim dianjurkan untuk selalu bersabar atas segala cobaan.
“Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan dengan sabar dan salat. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah: 153)
Kementerian Agama menjelaskan bahwa Rasulullah SAW selalu mengajarkan umatnya untuk senantiasa bersabar ketika ditimpa musibah.
“Sesungguhnya kesabaran itu pada saat pertama kali terkena musibah.” (HR. Bukhari dan Muslim)
“Ketahuilah bahwa kemenangan itu bersama kesabaran.” (HR. Tirmidzi)
Riwayat lain menjelaskan kesabaran dapat mendatangkan ketenangan hati dan pahala kebaikan dari Allah SWT.
“Tidaklah seorang Muslim tertimpa kelelahan, sakit, kesedihan, gangguan, maupun kegelisahan, bahkan duri yang menusuknya, melainkan Allah akan menghapus sebagian dosa-dosanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Karena besarnya pahala kesabaran, setiap Muslim dianjurkan untuk bersabar ketika menghadapi cobaan dalam hidupnya.
Mengutip laman Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), berikut bacaan doa memohon kesabaran.
Baca juga: Doa agar Masuk Surga, Memohon Dijauhkan dari Murka Allah dan Neraka
Doa Mohon Kesabaran
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ نَفْسًا بِكَ مُطْمَئِنَّةً، تُؤْمِنُ بِلِقَائِكَ، وَتَرْضَىٰ بِقَضَائِكَ، وَتَقْنَعُ بِعَطَائِكَ
Allahumma inni as’aluka nafsan bika mutma’innah, tu’minu biliqa’ika, wa tardha biqadha’ika, wa taqna’u bi ‘atha’ika.
Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu jiwa yang selalu tenang, yang beriman dengan pertemuan dengan-Mu, yang ridha dengan ketentuan-Mu, dan yang merasa cukup dengan pemberian-Mu."
Doa Agar Sabar dan Mengendalikan Emosi
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذَنْبِي وَأَذْهِبْ غَيْظَ قَلْبِي وَأَجِرْنِي مِنَ الشَّيْطَانِ
Allahumma ghfir li dzambi wa dzhib ghoidho qalbi wa ajirni minasy syaithon.
Artinya: "Ya Allah, ampunilah dosaku, hilangkanlah amarah dari hatiku, dan lindungilah aku dari godaan setan."
Doa Agar Sabar dan Ikhlas dalam Kehidupan Sehari-hari
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ رِضَاكَ وَالْجَنَّةَ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَالنَّارِ
Allahumma inni as’aluka ridhaaka wal-jannah wa a’udzu bika min sakhatika wan-naar.
Artinya: "Ya Allah, aku memohon ridha-Mu dan surga, serta berlindung kepada-Mu dari murka-Mu dan neraka."
Hikmah Sabar
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyebutkan dan menjelaskan hikmah kesabaran dalam menghadapi cobaan dari Allah SWT, di antaranya sebagai berikut.
1. Hikmah Sabar Menenangkan Hati
Sabar memberikan ketenangan dalam jiwa seseorang.
Ketika menghadapi ujian, orang yang sabar tidak mudah terpancing emosi atau tergesa-gesa dalam mengambil keputusan.
Ia menyadari bahwa segala sesuatu terjadi atas izin Allah dan tidak ada ujian yang melebihi batas kemampuan hamba-Nya.
Dengan kesabaran, seseorang mampu mengendalikan perasaan sehingga tidak menyesal di kemudian hari.
Pikiran menjadi lebih jernih dan hati terasa lapang karena mampu menerima takdir dengan ikhlas.
Dari sinilah lahir keyakinan bahwa setiap kesulitan pasti akan diikuti kemudahan.
2. Mendekatkan Diri kepada Allah SWT
Sabar membuat seorang hamba semakin dekat dengan Allah.
Dalam menghadapi ujian, ia akan lebih banyak berdoa, berzikir, dan berserah diri kepada-Nya.
Kesabaran menumbuhkan sikap tawakal, yaitu keyakinan penuh bahwa hanya Allah yang mampu memberikan solusi atas setiap masalah.
Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam QS. At-Talaq: 2-3.
“Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya. Dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barang siapa bertawakal kepada Allah, maka cukuplah Allah baginya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu.” (QS. At-Talaq: 2-3)
Sabar juga melatih hati untuk tidak bergantung kepada manusia, melainkan hanya kepada Allah semata.
3. Hikmah Sabar Menghasilkan Pahala yang Besar
Kesabaran menjadikan setiap ujian bernilai pahala.
Rasa sakit, kesedihan, dan kesulitan yang diterima dengan ikhlas akan menjadi ladang amal.
Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim dijelaskan bahwa setiap musibah yang menimpa seorang muslim dapat menghapus dosa-dosanya.
Bahkan, Allah menjanjikan pahala tanpa batas bagi orang-orang yang bersabar sebagaimana disebutkan dalam QS. Az-Zumar: 10.
“Katakanlah (Muhammad), ‘Wahai hamba-hamba-Ku yang beriman! Bertakwalah kepada Tuhanmu.’ Bagi orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az-Zumar: 10)
Selain itu, kesabaran juga membuka pintu rezeki dan kebaikan di dunia.
4. Membentuk Pribadi yang Tangguh
Sabar melatih seseorang menjadi pribadi yang kuat dan tidak mudah menyerah.
Orang yang sabar memiliki ketahanan mental yang baik sehingga mampu bangkit dari kegagalan.
Kesabaran juga menumbuhkan keberanian dalam menghadapi tantangan serta membentuk pola pikir yang lebih dewasa.
Ia tidak gegabah dalam bertindak dan mampu menjadi teladan bagi orang lain.
5. Menghadirkan Kebahagiaan Sejati
Kebahagiaan tidak selalu berasal dari harta atau kemewahan, melainkan dari hati yang sabar.
Orang yang sabar mampu menerima keadaan dengan lapang dada dan tidak mudah iri atau kecewa.
Kesabaran mengajarkan untuk mensyukuri hal-hal kecil dalam hidup.
Dengan bersabar, seseorang tetap bisa merasakan kebahagiaan meski dalam keterbatasan.
Kebahagiaan sejati muncul dari kemampuan untuk tetap bersyukur di tengah ujian.
6. Menjauhkan dari Sikap Tergesa-gesa
Sabar membantu seseorang menghindari sikap terburu-buru yang sering menimbulkan kesalahan.
Dengan kesabaran, seseorang mampu berpikir jernih sebelum mengambil keputusan.
Selain itu, sabar juga melatih pengendalian emosi, sehingga tidak mudah marah atau berkata kasar.
Seseorang akan terbiasa menunggu waktu yang tepat dan bertindak dengan penuh pertimbangan.
7. Meningkatkan Kualitas Ibadah
Kesabaran sangat berpengaruh terhadap kualitas ibadah.
Dengan sabar, seorang muslim mampu menjalankan ibadah secara istiqamah meskipun menghadapi berbagai kesulitan.
Sabar menumbuhkan keikhlasan dan ketekunan dalam beribadah, sehingga ibadah menjadi lebih khusyuk.
Selain itu, kesabaran juga membantu dalam menahan hawa nafsu, seperti dalam ibadah puasa.
8. Membuka Jalan Kesuksesan Dunia dan Akhirat
Kesuksesan membutuhkan proses, usaha, dan kesabaran.
Orang yang sabar tidak mudah putus asa saat menghadapi kegagalan, tetapi terus berusaha hingga mencapai tujuan.
Kesabaran juga menjadi kunci keberhasilan di akhirat, karena seseorang mampu istiqamah dalam menjalankan perintah Allah.
9. Mengantarkan ke Surga
Allah menjanjikan balasan surga bagi orang-orang yang sabar dalam ketaatan, menjauhi maksiat, dan menghadapi cobaan hidup.
Kesabaran juga berfungsi sebagai penghapus dosa dan memperkuat iman hingga akhir hayat.
Sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Insan: 12, balasan bagi orang yang sabar adalah surga dan kenikmatan di dalamnya abadi.
“Dan Dia memberi balasan kepada mereka karena kesabaran mereka dengan surga dan (pakaian) sutra.” (QS. Al-Insan: 12)
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/DOA-MOHON-KESABARAN-34234532.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.