Bacaan Doa
Doa Menyentuh Rukun Yamani, Amalan Mustajab Jemaah Haji saat Tawaf
Ketika tawaf, jemaah haji/umrah disunnahkan untuk menyentuh Rukun Yamani dan Hajar Aswad sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah SAW.
Keistimewaan Rukun Yamani terletak pada tuntunan Rasulullah SAW yang sering menyentuhnya saat tawaf tanpa mencium atau memberi isyarat dari jauh.
Dalam banyak riwayat, Nabi Muhammad SAW hanya menyentuh Rukun Yamani dan Hajar Aswad di antara seluruh sudut Ka'bah.
Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk mengikuti sunnah tersebut jika memungkinkan tanpa berdesakan atau menyakiti orang lain.
Selain itu, saat melewati area antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad, jamaah juga dianjurkan membaca doa kebaikan dunia dan akhirat, menjadikan momen ini salah satu bagian yang sangat penuh makna dalam ibadah tawaf.
Adab dan Etika saat Tawaf di Sekitar Rukun Yamani
Saat melaksanakan tawaf di sekitar Ka'bah, termasuk ketika berada di area Rukun Yamani, jamaah dianjurkan untuk menjaga adab dan etika yang baik agar ibadah tetap khusyuk dan tidak mengganggu orang lain.
Sikap yang paling utama adalah menjaga ketenangan, tidak terburu-buru, serta menghindari tindakan mendorong atau menyakiti jamaah lain meskipun kondisi sedang ramai.
Hal ini penting karena area sekitar Ka'bah sering dipadati oleh jamaah dari berbagai negara dengan latar belakang yang berbeda.
Selain itu, jamaah juga dianjurkan untuk tetap fokus pada ibadah dan tidak terlalu sibuk mengejar kesempatan menyentuh Rukun Yamani hingga mengabaikan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
Jika memungkinkan untuk menyentuhnya dengan mudah, maka dilakukan dengan tangan kanan secara sopan tanpa mencium atau berlebihan.
Namun jika keadaan terlalu padat, tidak perlu memaksakan diri karena tujuan utama tawaf adalah mendekatkan diri kepada Allah SWT, bukan sekadar menyentuh rukun.
Yang tidak kalah penting adalah menjaga niat agar tetap ikhlas semata-mata karena Allah SWT.
Tawaf bukanlah ajang perlombaan atau menunjukkan kemampuan fisik, tetapi ibadah yang membutuhkan kesabaran, ketundukan, dan rasa hormat terhadap sesama jamaah.
Dengan menjaga adab ini, ibadah tawaf di sekitar Rukun Yamani akan terasa lebih tenang, bermakna, dan penuh keberkahan.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/DOA-MENYENTUH-RUKUN-YAMANI-34523423.jpg)