Bacaan Doa
Doa Ketika Tidak Bisa Mencium Hajar Aswad di Kabah Sesuai Sunnah Rasulullah SAW
Jemaah haji/umrah disunnahkan mencium Hajar Aswad, batu hitam di salah satu sudut Kabah, mengikuti apa yang dicontohkan Rasulullah SAW.
Ringkasan Berita:
- Hajar Aswad merupakan batu mulia di sudut Ka’bah yang disunnahkan untuk dicium atau disentuh saat memulai tawaf mengikuti sunnah Rasulullah SAW.
- Jika kondisi sangat padat dan tidak memungkinkan mendekat, jamaah cukup memberi isyarat tangan sambil membaca “Bismillahi Allahu Akbar” atau “Allahu Akbar”.
- Tawaf dilakukan sebanyak tujuh putaran dengan Ka’bah berada di sebelah kiri sambil memperbanyak doa dan zikir. Setelah selesai, jamaah disunnahkan salat dua rakaat di dekat Maqam Ibrahim.
TRIBUNNEWS.COM - Hajar Aswad merupakan batu mulia yang terletak di salah satu sudut Ka'bah dan menjadi salah satu bagian yang istimewa dalam rangkaian ibadah tawaf saat haji maupun umrah.
Umat Islam dianjurkan atau disunnahkan untuk mencium Hajar Aswad ketika memulai putaran tawaf yaitu bergerak mengelilingi Kabah, sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah SAW.
“Sesungguhnya Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata kepada Hajar Aswad: ‘Demi Allah, sungguh aku mengetahui bahwa engkau hanyalah batu, tidak dapat memberi mudarat dan tidak pula memberi manfaat. Seandainya aku tidak melihat Nabi SAW menyentuhmu, niscaya aku tidak akan menyentuhmu.” Lalu beliau pun menyentuhnya. Kemudian beliau berkata: ‘Apa urusan kita dengan ramal (berlari-lari kecil saat thawaf)? Dahulu kami melakukannya untuk memperlihatkan kekuatan kepada kaum musyrikin, padahal sekarang Allah telah membinasakan mereka.” Lalu beliau berkata lagi: ‘Sesuatu yang pernah dilakukan Nabi SAW, maka kami tidak suka meninggalkannya.’” (HR Bukhari)
Namun, karena kondisi yang sangat padat, tidak semua jamaah bisa mendekat, menyentuh, atau mencium Hajar Aswad secara langsung.
Selain itu, para ulama tidak menganjurkan jemaah perempuan untuk menyentuh dan mencium Hajar Aswad jika lokasi tersebut padat oleh jemaah laki-laki karena dikhawatirkan dapat menimbulkan fitnah dan kondisi yang tidak diinginkan.
Dalam kondisi tersebut, jamaah tetap dapat mengikuti sunnah dengan memberi isyarat menggunakan tangan ke arah Hajar Aswad sambil membaca doa atau takbir tanpa perlu memaksakan diri hingga membahayakan orang lain.
Mengutip Majelis Ulama Indonesia (MUI), berikut ini doa ketika tidak bisa menyentuh Hajar Aswad.
Doa Ketika Tidak Bisa Mencium Hajar Aswad
بِسْمِ اللهِ، اللهُ أَكْبَرُ
Bismillāhi, Allāhu Akbar
Artinya: “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar.”
Atau membaca:
اللهُ أَكْبَرُ
Allāhu Akbar
Artinya: “Allah Maha Besar.”
Baca juga: Doa Mencium Hajar Aswad, Batu Hitam dari Surga yang Ada di Kabah
Sejarah Hajar Aswad dalam Islam
Hajar Aswad merupakan batu hitam yang terletak di salah satu sudut Ka'bah, tepatnya di sudut tenggara atau di sebelah kanan pintu Ka'bah.
Batu ini memiliki kedudukan istimewa dalam ibadah haji dan umrah karena menjadi titik awal dan akhir tawaf mengelilingi Ka'bah.
Banyak jamaah berusaha mencium atau menyentuh Hajar Aswad sebagai bentuk mengikuti sunnah Rasulullah SAW.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/doa-ketika-tidak-bisa-mencium-hajar-aswad-45r34r34r.jpg)