Rabu, 3 Juni 2026

Idul Adha 2026

Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah Jelang Idul Adha, Lengkap dengan Niat dan Jadwal Pelaksanaannya

10 hari pertama Dzulhijjah menjadi waktu terbaik untuk memperbanyak amal saleh, termasuk menjalankan puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah. 

Tayang:
Tribun Lampung
Puasa Tarwiyah dan Arafah - 10 hari pertama Dzulhijjah menjadi waktu terbaik untuk memperbanyak amal saleh, termasuk menjalankan puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah.  
Ringkasan Berita:
  • Puasa Tarwiyah dan Arafah merupakan ibadah sunnah di bulan Dzulhijjah yang dianjurkan bagi umat Islam menjelang Idul Adha.
  • Puasa Arafah memiliki keutamaan besar karena dapat menghapus dosa dua tahun, sementara puasa Tarwiyah menjadi amalan penuh pahala di 10 hari terbaik Dzulhijjah.
  • Pada tahun 2026, puasa Tarwiyah jatuh pada 25 Mei dan puasa Arafah dilaksanakan pada 26 Mei sebelum Idul Adha 27 Mei 2026.

TRIBUNNEWS.COM - Bulan Dzulhijjah menjadi salah satu bulan paling istimewa dalam kalender Islam karena di dalamnya terdapat berbagai ibadah besar yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan umat Muslim. 

Pada bulan inilah umat Islam dari seluruh dunia menunaikan ibadah haji di Tanah Suci, sementara kaum Muslimin di berbagai negara menyambut Hari Raya Idul Adha dengan melaksanakan salat Id dan ibadah kurban.

Selain ibadah haji dan kurban, sepuluh hari pertama Dzulhijjah juga dikenal sebagai waktu terbaik untuk memperbanyak amal saleh, termasuk menjalankan puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah. 

Kedua puasa ini memiliki keutamaan besar dan sering dijalankan umat Muslim sebagai bentuk persiapan spiritual menjelang Idul Adha.

Puasa Tarwiyah dilaksanakan setiap tanggal 8 Dzulhijjah, sedangkan puasa Arafah dikerjakan pada 9 Dzulhijjah atau sehari sebelum Idul Adha

Keduanya termasuk ibadah sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. 

Sementara bagi jemaah haji yang sedang wukuf di Padang Arafah, puasa Arafah tidak disunnahkan karena dikhawatirkan mengurangi kekuatan fisik saat menjalankan rangkaian ibadah haji.

Puasa Tarwiyah memiliki keterkaitan erat dengan persiapan ibadah haji, sebab pada hari tersebut para jemaah mulai bersiap menuju Arafah untuk melaksanakan wukuf, dikutip dari baznas.go.id

Sementara puasa Arafah dilakukan bertepatan dengan momentum paling penting dalam ibadah haji, yakni saat jutaan jemaah berkumpul di Padang Arafah untuk berdoa dan memohon ampunan kepada Allah SWT.

Keutamaan puasa Tarwiyah dan Arafah pun sangat besar. 

Dalam sejumlah riwayat disebutkan bahwa puasa Tarwiyah menjadi salah satu amalan yang dapat menghapus dosa setahun yang lalu. 

Baca juga: Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah, Lengkap dengan Keutamaannya, Dilaksanakan sebelum Idul Adha

Sedangkan puasa Arafah memiliki keutamaan lebih besar karena dapat menghapus dosa dua tahun, yaitu satu tahun sebelumnya dan satu tahun sesudahnya.

Selain menjadi sarana penghapus dosa, puasa Arafah juga disebut sebagai hari ketika Allah SWT paling banyak membebaskan hamba-Nya dari api neraka. 

Karena itu, banyak umat Islam memanfaatkan momen tersebut untuk memperbanyak doa, dzikir, istighfar, dan amal ibadah lainnya.

Tidak hanya itu, amalan yang dilakukan pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah juga memiliki nilai pahala yang sangat besar. 

Rasulullah SAW bahkan menyebut tidak ada hari yang amal salehnya lebih dicintai Allah dibanding hari-hari tersebut.

Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah

Mengutip dari kotasemarang.baznas.go.id, berikut beberapa keutamaan puasa Tarwiyah dan puasa Arafah yang penting diketahui umat Muslim:

1. Menjadi Penghapus Dosa

Puasa Tarwiyah diyakini dapat menghapus dosa setahun sebelumnya, sedangkan puasa Arafah menjadi sebab dihapuskannya dosa kecil selama dua tahun.

2. Mendapatkan Pahala Berlipat Ganda

Seluruh amal ibadah pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah memiliki nilai pahala yang lebih besar dibanding hari-hari biasa, termasuk puasa sunnah.

3. Mendekatkan Diri kepada Allah SWT

Puasa menjadi salah satu ibadah yang membantu meningkatkan ketakwaan, kesabaran, dan keikhlasan menjelang Hari Raya Idul Adha.

4. Meneladani Amalan Rasulullah SAW

Puasa Tarwiyah dan Arafah termasuk amalan sunnah yang dianjurkan dan menjadi bagian dari ibadah yang rutin dilakukan Rasulullah SAW pada bulan Dzulhijjah.

Niat Puasa Tarwiyah

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillâhi ta'âlâ.

Artinya:

“Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta'ala.”

Niat Puasa Arafah

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma arafata sunnatan lillâhi ta'âlâ.

Artinya:

“Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta'ala.”

Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026

Pemerintah menetapkan 1 Dzulhijjah 1447 Hijriah jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. 

Penetapan tersebut diputuskan melalui Sidang Isbat yang digelar Kementerian Agama berdasarkan hasil hisab dan rukyatul hilal di berbagai wilayah Indonesia.

Dengan penetapan tersebut, Hari Raya Idul Adha 1447 H jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.

Adapun jadwal puasa sunnah menjelang Idul Adha tahun ini adalah sebagai berikut:

  • Puasa Tarwiyah: Senin, 25 Mei 2026 (8 Dzulhijjah 1447 H)
  • Puasa Arafah: Selasa, 26 Mei 2026 (9 Dzulhijjah 1447 H)
  • Idul Adha: Rabu, 27 Mei 2026 (10 Dzulhijjah 1447 H)

(Tribunnews.com/Farra)

Artikel Lain Terkait Puasa TarwiyahPuasa Arafah dan Idul Adha 2026

Sesuai Minatmu
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved