Jumat, 5 Juni 2026

Bacaan Doa

Doa Menyambut Jemaah Haji yang Pulang dari Baitullah ke Tanah Air

Keluarga, teman, dan tetangga dapat menyambut jemaah haji dengan membaca doa agar ia menjadi haji mabrur dan ampunan Allah SWT.

Tayang:
Tribunnews.com
DOA MENYAMBUT HAJI - Gambar dibuat di Be Funky dan Paint, Rabu (3/6/2026). Keluarga, teman, dan tetangga dapat menyambut jemaah haji dengan membaca doa agar ia menjadi haji mabrur dan ampunan Allah SWT. 
Ringkasan Berita:
  • Ibadah haji adalah rukun Islam kelima yang wajib bagi muslim yang mampu dan dilaksanakan di Makkah serta sekitarnya pada 9–13 Dzulhijjah dengan rangkaian ibadah seperti ihram, wukuf, tawaf, sa'i, dan tahallul. 
  • Rasulullah SAW bersabda bahwa orang yang berhaji dengan ikhlas dan menjauhi perbuatan maksiat akan kembali suci seperti bayi yang baru lahir.
  • Terdapat berbagai doa untuk menyambut dan mendoakan jemaah haji agar memperoleh haji mabrur serta ampunan Allah SWT.

TRIBUNNEWS.COM - Ibadah haji merupakan urutan kelima dalam rukun Islam yang terdiri dari dua kalimat syahadat, sholat, zakat, puasa Ramadan, dan haji.

Muslim yang mampu secara lahir dan batin untuk menunaikan ibadah haji maka dianjurkan untuk melaksanakannya.

Ibadah haji dilaksanakan di Tanah Suci Arab Saudi, khususnya di Kota Makkah dan wilayah sekitarnya, pada tanggal 9 hingga 13 Dzulhijjah dalam kalender Hijriah.

Adapun rukun haji yang wajib dikerjakan oleh setiap jemaah meliputi ihram, wukuf di Arafah, tawaf, sa'i, tahallul, dan tertib.

Dalam hadis disebutkan ganjaran bagi orang yang berhaji yaitu kembali suci seperti bayi yang baru lahir.

Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa berhaji karena Allah, lalu tidak berkata kotor dan tidak berbuat fasik, maka ia kembali seperti pada hari dilahirkan oleh ibunya." (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam buku Al-Adzkar oleh Imam An-Nawawi, terdapat doa yang dapat dibaca untuk orang yang pulang dari ibadah haji.

Doa Menyambut Jemaah Haji

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْحَاجِّ وَلِمَنِ اسْتَغْفَرَ لَهُ الْحَاجُّ

Allahummaghfir lil-hajji wa limanistaghfara lahul-hajj.

Artinya: "Ya Allah, ampunilah orang yang telah menunaikan haji dan ampunilah pula orang yang dimintakan ampun oleh orang yang telah berhaji."

Baca juga: Doa Agar Bisa Haji dan Umrah Berulang Kali, Amalkan Setiap Hari

Doa/Ucapan kepada Jemaah yang Baru Pulang Haji

قَبَّلَ اللَّهُ حَجَّكَ، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَأَخْلَفَ نَفَقَتَكَ

Qabballallahu hajjaka, wa ghafara dzanbaka, wa akhlafa nafaqataka.

Artinya: "Semoga Allah menerima ibadah hajimu, mengampuni dosamu, dan mengganti seluruh biaya yang telah engkau keluarkan."

Doa dan Harapan untuk Jemaah Haji

تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنْكُمْ وَجَعَلَ حَجَّكُمْ حَجًّا مَبْرُورًا وَسَعْيَكُمْ سَعْيًا مَشْكُورًا

Taqabbalallahu minkum wa ja‘ala hajjukum hajjan mabruran wa sa‘yakum sa‘yan masykuran.

Artinya: "Semoga Allah menerima seluruh amal ibadah kalian, menjadikan haji kalian haji yang mabrur, dan amal kalian sebagai amal yang mendapat balasan terbaik."

Amalan Agar Dimudahkan Menunaikan Ibadah Haji

Selain terus berdoa kepada Allah SWT agar diberikan kesempatan berangkat ke Tanah Suci, umat Islam juga dianjurkan untuk melakukan berbagai amalan baik sebagai bentuk ikhtiar.

Mengutip website Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), berikut beberapa amalan yang dapat dilakukan beserta penjelasannya:

1. Menyiapkan Dana Haji Secara Bertahap

Salah satu langkah penting untuk mewujudkan keinginan berhaji adalah mulai menabung secara rutin. Sisihkan sebagian penghasilan sesuai kemampuan dan jadikan tabungan haji sebagai prioritas jangka panjang. Meskipun jumlahnya tidak besar, jika dilakukan secara konsisten dana tersebut akan terus bertambah. Kebiasaan menabung juga membantu seseorang lebih disiplin dalam mengelola keuangan sehingga lebih siap ketika tiba saatnya mendaftar haji.

2. Memperbanyak Amal Kebaikan dan Membantu Sesama

Berbuat baik kepada orang lain merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Bentuknya bisa berupa sedekah, membantu orang yang membutuhkan, berbagi ilmu, atau meringankan kesulitan orang lain. Amal kebaikan tidak hanya mendatangkan pahala, tetapi juga menjadi sebab datangnya keberkahan dan kelapangan rezeki. Dengan memperbanyak kebaikan, seorang muslim berharap Allah SWT memudahkan jalan menuju impian untuk menunaikan ibadah haji.

3. Menjaga Salat Lima Waktu dengan Istikamah

Salat lima waktu merupakan kewajiban utama bagi setiap muslim. Menjaga salat tepat waktu menunjukkan ketaatan dan kedekatan seorang hamba kepada Allah SWT. Melalui salat, seseorang dapat memanjatkan doa dan harapan agar diberikan kemampuan, kesehatan, serta kesempatan untuk beribadah haji. Semakin baik kualitas salat seseorang, semakin kuat pula hubungan spiritualnya dengan Allah SWT.

4. Membiasakan Diri Beristigfar

Istigfar adalah amalan memohon ampun atas dosa dan kesalahan yang telah dilakukan. Selain mendatangkan ketenangan hati, istigfar juga diyakini menjadi salah satu sebab dibukanya pintu rezeki dan kemudahan dalam hidup. Oleh karena itu, biasakan mengucapkan istigfar dalam berbagai kesempatan, baik setelah salat maupun saat beraktivitas sehari-hari. Dengan memohon ampun kepada Allah SWT, seorang muslim berharap segala urusannya dimudahkan, termasuk urusan menuju Tanah Suci.

5. Menambah Pemahaman tentang Agama Islam

Mempelajari ilmu agama merupakan bekal penting bagi setiap muslim, terutama bagi mereka yang bercita-cita menunaikan ibadah haji. Dengan memahami ajaran Islam dan tata cara pelaksanaan haji, seseorang akan lebih siap secara mental dan spiritual ketika mendapat kesempatan berangkat. Selain itu, ilmu agama membantu seseorang menjalani kehidupan sesuai tuntunan syariat sehingga ibadah yang dilakukan menjadi lebih baik dan bermakna.

6. Memperbanyak Doa dan Memohon Kemudahan kepada Allah SWT

Doa adalah senjata bagi orang beriman. Selain berusaha secara lahiriah, seorang muslim dianjurkan untuk terus memohon kepada Allah SWT agar diberikan kesempatan menjadi tamu-Nya di Baitullah. Panjatkan doa dengan penuh keyakinan, kesungguhan, dan harapan. Tidak ada yang mustahil bagi Allah SWT, sehingga doa yang dipanjatkan dengan ikhlas dapat menjadi jalan terbukanya kesempatan untuk menunaikan ibadah haji.

7. Menjaga Kejujuran dan Mencari Rezeki yang Halal

Biaya haji sebaiknya berasal dari sumber yang halal dan baik. Karena itu, penting untuk selalu bekerja dengan jujur, menghindari kecurangan, dan mencari penghasilan yang diridhai Allah SWT. Rezeki yang halal akan membawa keberkahan dan ketenangan dalam hidup. Selain itu, ibadah yang dilakukan dengan biaya yang halal diharapkan lebih diterima oleh Allah SWT.

8. Membiasakan Hidup Sederhana dan Mengendalikan Pengeluaran

Sikap sederhana dapat membantu seseorang lebih mudah menyisihkan dana untuk kebutuhan haji. Mengurangi pengeluaran yang tidak terlalu penting dan mengutamakan kebutuhan dibanding keinginan dapat mempercepat terkumpulnya biaya haji. Kebiasaan ini juga melatih kedisiplinan dan rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT.

9. Mempererat Hubungan dengan Orang Tua dan Keluarga

Berbakti kepada orang tua merupakan amalan yang memiliki keutamaan besar dalam Islam. Restu dan doa orang tua sering kali menjadi sebab datangnya kemudahan dalam berbagai urusan. Oleh karena itu, menjaga hubungan baik dengan keluarga, menghormati orang tua, dan membantu mereka merupakan amalan yang patut dilakukan oleh siapa saja yang berharap dimudahkan dalam meraih cita-cita, termasuk berangkat haji.

10. Menjaga Niat yang Ikhlas

Keinginan berhaji hendaknya dilandasi niat untuk beribadah dan mencari ridha Allah SWT, bukan semata-mata karena status sosial atau pujian manusia. Niat yang ikhlas akan membuat seseorang lebih sabar dalam berikhtiar dan lebih bersungguh-sungguh dalam mempersiapkan diri. Dengan niat yang benar, setiap usaha yang dilakukan untuk menuju Tanah Suci dapat bernilai ibadah di sisi Allah SWT.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Sesuai Minatmu
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved