Bursa Capres

AHY Siap Jika Jadi Cawapres, Ridwan Kamil Serahkan Kepada Takdir

Nama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga menjadi kandidat wakil presiden berdasarkan survei Litbang Kompas

Tribunnews/JEPRIMA
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). AHY menjadi kandidat wakil presiden berdasarkan survei Litbang Kompas. AHY berada persis di bawah Ganjar Pranowo dengan angka 6,6 persen. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menjadi tokoh dengan elektabilitas tertinggi menjadi calon wakil presiden(cawapres). Menurut jajak pendapat Litbang Kompas Ridwan Kamil mendapat keterpilihan 11,5 persen.

Angka itu melonjak tajam hampir 5 persen dari survei sebelumnya. Dalam survei periode Juni 2022, elektabilitas mantan Wali Kota Bandung tersebut sebesar 5,7 persen. Lalu, 5,6 persen pada survei periode Januari 2022.

Berada tepat di bawah Ridwan Kamil, ada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dengan 10,6 persen.

Baca juga: Survei Litbang Kompas: Ridwan Kamil Kokoh Jadi Cawapres Terkuat di Pilpres, Disusul Sandiaga Uno

Dua nama yang saat ini digadang jadi calon presiden, ternyata juga mendapat keterpilihan tinggi untuk jadi cawapres. Anies Baswedan mendapat 9,3 persen, dan Ganjar Pranowo 7,3 persen.

Adapun survei periodik melalui wawancara tatap muka ini diselenggarakan Litbang Kompas pada 24 September 2022 - 7 Oktober 2022. Survei sebelumnya sejak Oktober 2019.

Sebanyak 1.200 responden dipilih secara acak melalui metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi Indonesia. Tingkat kepercayaan survei sebesar 95 persen dengan margin of error kurang lebih 2,8 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana.

Berikut nama tokoh yang dinilai berpotensi menjadi cawapres di Pilpres 2024:

1. Ridwan Kamil: 11,5 persen
2. Sandiaga Uno: 10,6 persen
3. Anies Baswedan: 9,3 persen
4. Ganjar Pranowo: 7,3 persen
5. Agus Harimurti Yudhoyono: 6,6 persen
6. Prabowo Subianto: 4,4 persen
7. Tri Rismaharini: 2,5 persen
8. Erick Thohir: 2,4 persen
9. Puan Maharani: 1,4 persen
10. Muhaimin Iskandar: 1,0 persen
11. Mahfud MD: 0,8 persen

Baca juga: Sosok Aher Masuk Radar PKS Jadi Cawapres Anies Pilpres 2024, Demokrat: Kami Hormati Kedaulatan PKS

Merespon hasil survei mantan Wali Kota Bandung tersebut hanya menyerahkan sepenuhnya kepada takdir atau suratan hidup.

"Point saya kan saya bekerja, bekerja diapresiasi oleh elektabilitas. Masalah jadi enggaknya maju itu detik-detik terakhir," katanya saat ditemui di SMA Negeri 1 Kawali, Kabupaten Ciamis, Rabu (26/10/2022).

Pria yang akrab disapa Kang Emil itu mengaku tidak mempermasalahkan apapun jabatan yang diembannya. "Mau jadi gubernur, cawapres, capres, apapun itu, itu mah takdir Allah. Jadi gubernur jilid 2 juga maksimal. Yang penting hidup bermanfaat, krena jabatan hanya sementara," ujar dia.

Ia menambahkan, tak ada yang pasti dalam politik. Artinya, hasil survei yang ada saat ini tidak serta merta menentukan hasil akhir.

Baca juga: NasDem, Demokrat, PKS Bertemu Bahas Cawapres, Anies Baswedan dan AHY Hadir

AHY Siap

Nama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga menjadi kandidat wakil presiden berdasarkan survei Litbang Kompas.

Halaman
12
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved