Sabtu, 30 Agustus 2025

Pilpres 2024

Cak Imin Sebut Dua Alasan Duet Prabowo-Anies di Pilpres 2024 Tidak Mungkin Terjadi

Cak Imin mengungkapkan, bahwa pasangan capres dan cawapres dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) menunggu Ganjar dan Anies umumkan pasangannya

Tribunnews/Igman Ibrahim
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Menurutnya ada dua hal yang mengganjal untuk mewujudkan duet Prabowo-Anies. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Rahmat W. Nugraha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyebutkan dirinya tidak bisa membayangkan duet Prabowo Subianto-Anies Baswedan di Pilpres 2024.

Menurutnya ada dua hal yang mengganjal untuk mewujudkan duet Prabowo-Anies.

"Saya belum bisa membayangkan apakah itu bisa terjadi. Pertama koalisi di sana sudah cukup (Presidential Threshold) kecuali benar-benar bubar," kata Cak Imin di YouTube Akbar Faizal Uncensored, Senin (22/5/2023).

Baca juga: Cak Imin Akui Ada yang Berusaha Satukan Prabowo dan Ganjar di Pilpres 2024 Tapi Gagal

Kemudian disebutnya ada PKB yang posisinya tidak mungkin bisa diganti.

"Yang kedua di sini ada kita PKB tidak mungkin diganti disitu," jelasnya.

Meskipun untuk pastikan kemenangan di Pilpres 2024, Cak Imin mengklaim duet Prabowo-Anies tidak mungkin terjadi. Dan Anies harus lupakan hal itu.

"Saya rasa itu tidak aka terjadi. Sulit terjadi. Iya (Lupakan potensi Prabowo-Anies)" ungkapnya.

Baca juga: Kritik Anies Baswedan Soal Pembangunan Jalan Dibalas TGB, Ini Respons Demokrat

Cak Imin juga mengungkapkan, bahwa pasangan capres dan cawapres dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) menunggu Ganjar dan Anies umumkan pasangannya.

Meski begitu Cak Imin mengakui bahwa pihaknya realistis bahwa Gerindra sebagai mitra koalisinya di KIR, lebih besar dari partainya.

"Pertama keputusan Gerindra Pak Prabowo harus capres. Keputusan PKB juga harus capres. Tapi realistis, Gerindra lebih besar jadi nanti kita lihat," kata Cak Imin.

Kemudian dikatakan Cak Imin bahwa sudah hampir pasti bahwa Prabowo Subianto jadi calon presiden.

"Sisi yang lain sudah hampir pasti Pak Prabowo calon presiden, sehingga kalau disebut calon presiden ada tiga yakni Ganjar, Prabowo dan Anies," jelasnya

Terkait deklarasi dari pasangan capres dan cawapres dari KIR, Cak Imin mengungkapkan menunggu pergerakan dari Bacawapres Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

"Kapan kita deklarasi, barang kali jawabannya sama. Kapan Ganjar deklarasi pasangan? Kapan Anies deklarasi pasangan?" ungkapnya.

Baca juga: Bila Dipasangkan Dengan Prabowo, Erick Thohir Dinilai Miliki Kemampuan Dongkrak Elektoral

Menurut Cak Imin itulah yang namanya politik semua saling mengintai. Karena KIR bisa pengaruh pasangan Ganjar, pasangan Ganjar bisa pengaruhi pendamping Anies.

"Jadi tentu jadi saling mengintai dan menunggu dan kemudian dinamis. Selain itu Pak Prabowo dan saya juga sepakat partai-partai yang lain yang belum memiliki koalisi bisa diajak, intensif sekarang dengan Golkar," tuturnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan