Jumat, 29 Agustus 2025

Pilpres 2024

Isu Penjegalan Anies Baswedan: Tudingan pada Jokowi, Kekhawatiran Demokrat, hingga Pesan Mahfud MD

Muncul isu penjegalan Anies Baswedan agar tak maju pada Pilpres 2024. Jokowi dituding terlibat dalam upaya menjegal Anies.

TRIBUNNEWS.com Irwan Rismawan dan Jeprima/YouTube Sekretariat Presiden dan Kemenko Polhukam RI
Anies Baswedan dan Surya Paloh (atas) - Jokowi, AHY, dan Mahfud MD (kiri-kanan bawah). Muncul isu penjegalan Anies Baswedan agar tak maju pada Pilpres 2024. Jokowi dituding terlibat dalam upaya menjegal Anies. 

AHY beranggapan, semakin cepat Anies Baswedan mengumumkan cawapresnya, maka semakin meningkat pula peluang kesuksesan dari pencapresan Koalisi Perubahan.

Jika pengumuman cawapres terlambat dilakukan, ujar AHY, dikhawatirkan Koalisi Perubahan kurang waktu untuk bergerak mendekati masyarakat di pelosok Indonesia.

Baca juga: Sudirman Said: Kami Tidak Ingin Jokowi Endorse Anies Baswedan

"Saya tidak ingin terlalu berandai-andai, tapi saya kembali ke tesis dasar."

"Logikanya adalah dengan semakin cepat bersatu, terintegrasi, baik sistem maupun orang per orang, maka harusnya seiring dengan tingkat atau kans kesuksesan lebih baik," urainya.

Tak hanya itu, AHY juga bicara soal adanya usaha untuk mendegradasi Koalisi Perubahan oleh pihak luar.

Ia mengatakan banyak pihak luar melontarkan opini miring ke publik dengan tujuan agar Koalisi Perubahan bubar.

"Memang benar segala upaya masih terus dilakukan untuk mendegradasi dibuatlah framing bahwa nggak akan jalan, nggak akan koalisi perubahan dan pada saatnya akan mati dengan sendirinya," beber AHY.

"Itu menurut saya sebuah framing yang memang sengaja diluncurkan oleh mereka yang tidak ingin kami berlayar," lanjutnya.

Berbeda dari AHY, Kepada Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra)/Koordinator Juru Bicara DPP Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, justru khawatir cawapres Anies Baswedan turut dijegal jika diumumkan lebih awal.

Pasalnya, menurut Herzaky, sudah banyak upaya menjegal Anies Baswedan, padahal cawapres belum diumumkan.

"Kami mesti hati-hati. Tanpa diumumkan lebih awal pun, sudah banyak upaya potong memotong. Jegal menjegal."

"Menyebar rumor kami tidak solid, tidak kompak, dan sebagainya," kata Herzaky kepada wartawan, Senin (5/6/2023).

Namun begitu, Herzaky meminta masyarakat dan pendukung Anies Baswedan tidak khawatir.

Dia memastikan pasangan calon presiden dan wakil presiden yang diajukan koalisi perubahan akan mengejutkan semua pihak.

"Pasangan ini benar-benar akan mengejutkan koalisi-koalisi dan capres-capres lain. Karena inilah yang ditunggu-tunggu rakyat," pungkasnya.

Baca juga: AHY Disebut Masuk Bursa Cawapres Ganjar, Tim 8 KPP Ungkap Puan Juga Sempat Masuk Daftar untuk Anies

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan