Sabtu, 30 Agustus 2025

Pilpres 2024

Jelang Finalisasi Keputusan Duet Anies-Cak Imin, Wakil Ketua Umum PKB Sebut Cak Imin Sedang Dipingit

Waketum PKB, Jazilul Fawaid, menyebut PKB akan menggelar rapat untuk finalisasikan kerja sama dengan NasDem di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (1/9/2023).

Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin saat ditemui di Golden Ballroom, Hotel Sultan, Jakarta usai acara HUT ke-25 PAN, Senin (28/8/2023) malam. PKB akan menggelar rapat untuk finalisasikan kerja sama dengan NasDem di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (1/9/2023). 

Terkait isu deklarasi capres dan cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Jazilul mengatakan hal tersebut, tergantung hasil dari keputusan rapat di Surabaya.

"Tunggu nanti keputusan rapat nanti sore," ungkapnya.

Sebelumnya, Jazilul atau Gus Jazil mengungkapkan, PKB menyambut baik tawaran Partai NasDem agar Cak Imin diduetkan menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) Anies Baswedan di Pilpres 2024.

Gus Jazil menyebut, PKB menyambut baik setelah melakukan rapat gabungan antara DPP dengan Dewan Syuro.

"Pleno menyatakan dan menyambut baik tawaran kerja sama dari NasDem," kata Jazilul.

Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dan Anies Baswedan-Surya Paloh.
Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dan Anies Baswedan-Surya Paloh. (Tribunnews.com Jeprima/Irwan Rismawan)

Baca juga: Rapat Digelar Alot, PKB Sambut Baik Tawaran NasDem yang Wacanakan Duetkan Anies-Cak Imin

Sebagaimana diketahui, kabar duet Anies dan Cak Imin, diungkap oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya.

Melalui keterangan pers, Teuku Riefky mengatakan, pihaknya mendapat informasi bahwa NasDem dan PKB telah bersepakat untuk berkoalisi.

Menurut Riefky, kabar itu disampaikan juru bicara Anies Baswedan, Sudirman Said pada Rabu (30/8/2023) kemarin.

"Bahwa Anies telah menyetujui kerja sama politik Partai NasDem dan PKB, untuk mengusung pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar," kata Riefky, Kamis (31/8/2023).

Ia menegaskan, persetujuan kerja sama itu keputusan sepihak Ketua Umum NasDem Surya Paloh.

"Persetujuan ini dilakukan secara sepihak atas inisiatif Ketum NasDem, Surya Paloh," jelas Riefky.

Riefky pun menyebut, Demokrat telah mengkonfirmasi kabar tersebut langsung kepada Anies.

"Ia mengonfirmasi bahwa berita tersebut adalah benar. Demokrat “dipaksa” menerima keputusan itu (fait accompli)," ungkapnya.

(Tribunnews.com/Suci Bangun DS, Chaerul Umam)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan