Pilpres 2024
Profil Singkat Para Jenderal Bintang 3 di Kubu Prabowo, Ada Iwan Bule, AM Putranto, hingga Hadiyan
Berikut ini kami rangkumkan, sejumlah nama-nama purnawirawan jenderal bintang 3, baik dari TNI maupun Polri pendukung Prabowo.
Editor:
Malvyandie Haryadi
Ini adalah sebagian nama-nama purnawirawan jenderal bintang 3 TNI-Polri yang ada di barisan Prabowo, siapa saja mereka?
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebagai mantan Panglima Kostrad, bakal capres partai Gerindra Prabowo Subianto tentu memiliki banyak pendukung dari TNI dan Polri.
Berikut ini kami rangkumkan, sejumlah nama-nama purnawirawan jenderal bintang 3, baik dari TNI maupun Polri yang mendukung pencapresan Prabowo di Pilpres 2024.
Jika sebelumnya telah kami tampilkan nama-nama jenderal bintang 4 pendukung Prabowo, kini daftar nama pensiunan bintang 3 yang mendukung eks Danjen Kopassus ini.
Ada nama-nama seperti Letjen (Purn) AM Putranto, Letjen (Purn) Gerhaan Lantara, hingga Komjen (Purn) M Iriawan yang akrab dikenal dengan sebutan Iwan Bule.
Berikut profil singkat purnawirawan Jenderal bintang 3 pendukung Prabowo
Letnan Jenderal TNI (Purn. Dr. Sjafrie Sjamsoeddin
Letnan Jenderal TNI (Purn. Dr. Sjafrie Sjamsoeddin (lahir 30 Oktober 1952) adalah Wakil Menteri Pertahanan Indonesia dari 6 Januari 2010 hingga 20 Oktober 2014.
Ia juga adalah mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, kedua jabatan itu tetap ia rangkap dari April 2005.
Ia sebelumnya juga menjabat sebagai Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI tahun 2002–2005.
Sjafrie dikenal sebagai loyalis Prabowo. Sjafri juga pernah menjabat Pangdam Jaya ketika peristiwa 1998 terjadi.
Letnan Jenderal TNI (Purn.) H. Agus Rohman
Agus seorang purnawirawan TNI-AD yang terakhir kali menjabat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III.
Agus pernah menduduki sejumlah jabatan penting, antara lain pernah menjadi Ajudan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.
Dia juga sempat menjabat Danrem 061/Surya Kencana, Kasdivif 1/Kostrad, Kadisjasad, Pangdivif 1/Kostrad, Pangdam XVI/Pattimura dan terakhir sebagai Pangkogabwilhan III.
Letnan Jenderal TNI (Purn) Andi Geerhan Lantara
Gerhan merupakan lulusan AKABRI darat tahun 1978.
Sebagai informasi, dia satu angkatan dengan Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman dan mantan KSAD Jenderal TNI (Purn.) Budiman.
Saat terjadi tsunami di Aceh 26 Desember 2004, Geerhan yang berpangkat kolonel tengah menjabat sebagai Komandan Korem 012/Teuku Umar yang berkedudukan di Meulaboh.
Iamemainkan peran penting dalam menggerakkan pasukan TNI dalam melakukan aksi evakuasi awal korban tsunami.
Jabatan terakhirnya adalah Inspektur Jenderal TNI yang diembannya pada 2012 hingga 2014
Letjen AM Putranto
Letnan Jenderal TNI (Purn.) Anto Mukti Putranto, S.Sos. (lahir 26 Februari 1964) adalah seorang Purnawirawan TNI-AD yang Sekarang menjabat sebagai Asisten Khusus Menteri Pertahanan Matra Darat Bidang Alutsista.
Lulusan Akmil 1987 ini merupakan prajurit korps Infanteri ketika aktif.
Jabatan terakhirnya di TNI adalah sebagai Komandan Kodiklat TNI AD
laksdya Didit Herdiawan
Laksamana Madya TNI (Purn.) Dr. Didit Herdiawan Ashaf (lahir 13 September 1961) sekarang menjabat sebagai Asisten Khusus Menhan Bidang Matra Laut.
Didit Herdiawan merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-29 tahun 1984.
Didit yang semasa dinasnya bergabung dengan Korps Pelaut TNI AL ini pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, mulai Wakasal, Kasum TNI, hingga Irjen Kemhan.
Marsdya Hadiyan Sumintaatmadja
Marsekal Madya TNI (Purn.) Hadiyan Sumintaatmadja (lahir 5 Januari 1961) merupakan seorang Purnawirawan TNI-AU yang terakhir menjabat sebagai Sekjen Kemhan RI.
Hadiyan, merupakan lulusan AKABRI Udara tahun 1983.
Jabatan terakhir Marsekal bintang tiga ini di TNI adalah Wakil Kepala Staf Angkatan Udara, sebelum dipercaya menjadi Sekjen Kemhan.
Komjen Sofjan Jacob
Pensiunan Polri yang juga mantan Kapolda Metro Jaya ini sekarang menjabat Ketua Umum Gerakan Relawan Rakyat Pendukung Prabowo Presiden RI 2024 (GERRAK PPRI'24).
Ia pernah menjadi atasan Tito Karnavian saat melakukan penangkapan terhadap Tommy Soeharto.
Dikutip dari TribunJakarta, saat itu, Sofyan Jacob menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya dan Tito Karnavian menjadi Kepala Satuan Reserse Umum Polda Metro Jaya dengan pangkat Komisaris Polisi.
Sofyan perintahkan Tito untuk memburu Tommy Soeharto dengan tim Kobranya.
Komjen M Iriawan
Komjen. Pol. (Purn.) Mochamad Iriawan atau yang akrab disapa Iwan Bule, adalah seorang purnawirawan perwira tinggi Polri.
Ia terakhir menjabat sebagai Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional.[1] Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1984.
Sebelumnya, Iriawan pernah menjabat sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri.
Kasus terkenal yang pernah ditanganinya yaitu pembunuhan kontroversial Nasrudin Zulkarnaen oleh tersangka Ketua KPK Antasari Azhar.
Pada bulan April 2023, Komjen (Purn) Mochamad Iriawan alias Iwan Bule secara resmi diperkenalkan sebagai kader Partai Gerindra.
Tidak cuma itu, Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto juga langsung menunjuk Iriawan sebagai wakil ketua Dewan Pembina Gerindra.
Pilpres 2024
PTUN Tunda Pembacaan Putusan PDIP soal Penetapan Gibran Cawapres, Mahfud Pesimis Bakal Dikabulkan |
---|
VIDEO Pembacaan Putusan Gugatan PDIP Soal Pencalonan Gibran di PTUN Ditunda Jadi 24 Oktober 2024 |
---|
Jubir PTUN: Penundaan Pembacaan Putusan Gugatan PDIP soal Gibran Tak Terkait Pelantikan Presiden |
---|
Hakim Sakit, PTUN Tunda Baca Putusan Gugatan PDIP hingga Setelah Pelantikan Prabowo-Gibran |
---|
BREAKING NEWS PTUN Tunda Pembacaan Putusan PDIP Gugat KPU soal Penetapan Gibran jadi Cawapres |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.