Sabtu, 30 Agustus 2025

Pilpres 2024

Ini Peta Kantong Suara Pemilih Ganjar, Prabowo, dan Anies: Pertarungan Sengit Menguasai Pulau Jawa

Jika akhirnya Prabowo, Ganjar, dan Anies Baswedan menjadi kontestan, Pilpres diprediksi akan menghasilkan putaran kedua.

Kolase Foto: Tribun Papua
Anies Baswedan (kiri) Prabowo Subianto (tengah) Ganjar Pranowo (kanan). Menarik untuk diprediksi di mana saja kantong-kantong suara ketiga calon tersebut? Siapa yang menguasai sebagian besar suara di Pulau Jawa? 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pertarungan Pilpres 2024 diprediksi akan berlangsung menarik dan sengit.

Jika akhirnya Prabowo, Ganjar, dan Anies Baswedan menjadi kontestan, Pilpres diprediksi akan menghasilkan putaran kedua.

Namun saat ini menarik untuk diprediksi di mana saja kantong-kantong suara ketiga calon tersebut? Siapa yang menguasai sebagian besar suara di Pulau Jawa?

1. Ganjar Pranowo

Sebagai capres dari PDIP, Ganjar diprediksi mempunyai lumbung suara di daerah-daerah basis partai berlambang banteng tersebut.

Daerah-daerah yang diprediksi menjadi kantong suara Ganjar adalah:

  •  Jawa Tengah
  • Daerah Istimewa Yogyakarta
  • Bali
  • NTB
  • Papua

Sementara Jawa Barat diprediksi menjadi titik lemah Ganjar. Di Pilpres 2019, provinsi ini merupakan basis suara bagi Prabowo.

Namun di 2024, menarik untuk dicermati apakah suara itu masih solid mendukung Prabowo atau terpecah ke Anies Baswedan.

Hal itu juga yang membuat isu Ganjar dan Ridwan Kamil bakal diduetkan.

Direktur Eksekutif Trias Politika Agung Baskoro menganalisis secara personal RK bisa melengkapi kekurangan Ganjar yang selama ini lemah di tiga provinsi ini yakni Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.

"Apalagi RK juga didukung oleh kekuatan media sosial yang mumpuni karena memiliki puluhan juta followers," kata Agung kepada Tribunnews.com, Jumat (15/9/2023) lalu.

2. Prabowo

Jika merujuk dari dukungan sembilan parpol parlemen, Prabowo mendapatkan suara dan perolehan kursi paling banyak.

Menteri Pertahanan ini meraih dukungan dari partai parlemen Gerindra, Golkar, dan PAN. Prabowo memperoleh total 207 kursi.

Sementara untuk parpol nonparlemen, Prabowo didukung PBB, Gelora, dan Garuda. Gerindra sebelumnya juga memberikan kode PSI bakal merapat ke mereka.

Jika Ganjar Pranowo punya kekuatan elektoral di Jawa Tengah dan Yogyakarta, Prabowo diprediksi mempunyai kantong suara di:

  • Jawa Barat
  • Banten
  • Sebagian besar sumatera, seperti Sumbar, Sumut, Jambi, dan Lampung.

Prabowo memiliki titik lemah di Jawa Tengah. Namun menarik dicermati, hal ini bisa berubah jika di menit-menit akhir, Jokowi mengintensifkan "endorsment-nya ke Prabowo.

Suara dukungan kepada Ganjar di Jateng, termasuk Solo bisa terpecah jika Jokowi memberikan sinyalnya mendukung Prabowo

3. Anies Baswedan

Anies Baswedan diprediksi unggul di DKI Jakarta. Basis suara pemilihnya masih solid, termasuk mereka yang mendukungnya di Pilgub DKI beberapa tahun silam.

Selain DKI Jakarta, pilihannya berduet dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin diprediksi juga akan membawa dampak elektoral terutama di daerah Jawa Timur.

Namun, pertarungan di Jatim bisa dibilang pertarungan elektoral terkeras. Duet dengan Cak Imin tak memberi jaminan "jalan tol" bagi Anies bisa memenangkan palagan di sana.

Daerah lain, adalah Palembang, Sumatera Selatan.

Anies mengaku terkesima dengan antusias masyarakat Kota Palembang, Sumatra Selatan yang mendukungnya.

Bahkan ia meyakini bahwa Sumsel bisa menjadi lumbung suara baginya di Pemilu 2024 mendatang.

"Bila di Sumsel kita bisa jaga kemenangan kita, maka Pulau Sumatra akan jadi lumbung suara kita. Dan itu akan menjadi pintu untuk meraih kemenangan di seluruh wilayah Indonesia untuk membawa restorasi perubahan di Indonesia," kata Anies beberapa waktu lalu.

Merebut dan Mengusai Pulau Jawa

Sejumlah survei-mulai Litbang Kompas, Poltracking Indonesia, hingga LSI Denny JA-mulai memetakan kekuatan tiga bakal capres di Pulau Jawa.

Secara umum, pemetaan kekuatan ketiganya adalah:

  • Jawa Tengah dipercaya sebagai lumbung kekuatan Ganjar Pranowo.
  • DKI Jakarta disebut-sebut sebagai basis kekuatan Anies.
  • Prabowo bisa dibilang mengandalkan Jawa Barat masih menjadi penyumbang suara terbesar.

Peta di atas masih sangat mungkin berubah, terutama dalam penentuan siapa sosok cawapres, bagi Ganjar dan Prabowo.

Pemilihan sosok cawapres yang tepat juga diyakini akan menambah keuntungan elektoral bagi capresnya.

Hal ini seperti yang disampaikan Pengamat Politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Andriadi Achmad.

Ia menilai sosok calon wakil presiden yang ideal mendampingi bakal calon presiden Prabowo Subianto maupun Ganjar Pranowo harus dapat menutupi kekurangan elektoral masing-masing.

Hal ini juga untuk mengimbangi pasangan yang lebih dahulu mendeklarasikan capres-cawapres yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan