Sabtu, 30 Agustus 2025

Pilpres 2024

PPP Tegaskan Masih Patuh Pada Hasil Rapimnas Dorong Sandiaga Uno Jadi Cawapres Ganjar

Awiek menegaskan bahwa partainya masih patuh pada hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PPP mendorong Sandiaga Uno jadi cawapres Ganjar Pranowo.

Tribunnews.com/ Chaerul Umam
Ketua DPP PPP Achmad Baidowi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/7/2023). Achmad Baidowi menegaskan bahwa partainya masih patuh pada hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PPP mendorong Sandiaga Uno jadi cawapres Ganjar Pranowo. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Rahmat W. Nugraha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi atau Awiek menegaskan bahwa partainya masih patuh pada hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PPP mendorong Sandiaga Uno jadi cawapres Ganjar Pranowo.

"Sampai hari ini tidak ada opsi lain, pilihan PPP hanya mematuhi putusan rapimnas yang mengusulkan pak Sandiaga sebagai cawapres pak Ganjar dan memutuskan berkolisi dengan PDIP," kata Awiek kepada awak media dikutip Selasa (19/9/2023).

Baca juga: Partai Demokrat Dukung Prabowo, PPP Sebut Tak Ada Peluang Terbentuknya Poros Baru

Kemudian diungkapkannya jika ada perubahan arah politik harus ada Rapimnas kembali.

"Kalau nanti ada perubahan sikap politik pasti harus diputuskan melalui Rapimnas. Yang Rapimnas 5 masih berlaku mendukung Pak Ganjar dan Rapimnas 6 mengusulkan Sandiaga menjadi cawapresnya Pak Ganjar," tegasnya.

Baca juga: Sowan ke Gus Baha, PPP Minta Restu Hadapi Pemilu 2024

Awiek juga menuturkan mengingat posisi PPP, bahwa hal itu merupakan rekomendasi. Ia berharap PDIP bisa menerima rekomendasi tersebut.

"Bahasanya rekomendasikan kan kalau PPP yang mengusulkan tidak cukup kita sadar itu. Makannya kita mengusulkan. Mudah-mudahan diterima oleh PDIP karena kita wajibnya berikhtiar selanjutnya berserah diri kepada Allah SWT," tutupnya.


PDIP Soal Ridwan Kamil dan AHY Jadi Bacawapres Ganjar 

Sementara itu Ketua DPP PDIP Puan Maharani menegaskan opsi Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Waketum Golkar Ridwan Kamil menjadi bacawapres Ganjar Pranowo sulit terwujud.

Menurut Puan, peluang AHY semakin kecil lantaran Partai Demokrat telah menyatakan dukungan ke bakal capres Prabowo Subianto.

"Memang muncul nama mas AHY tetapi karena Demokrat sudah memutuskan untuk pindah atau menentukan gabung dengan Pak Prabowo, tentu seperti tidak mungkin," kata Puan di Jakarta Timur, Senin (18/9/2023).

Pun demikian kemungkinan wacana Ridwan Kamil diduetkan dengan bakal capres Ganjar Pranowo di mana peluangnya tidak besar.

Ridwan Kamil sebagai kader Golkar sudah memutuskan bergabung dalam Koalisi Indonesia Maju untuk mendukung bakal capres Prabowo.

"Golkar kan sudah dengan Pak Prabowo, dan juga Pak RK merupakan kader Golkar," tutur Puan.

Ketua DPR RI itu memastikan PDI Perjuangan masih akan melakukan penjajakan untuk menentukan figur yang tepat untuk mendampingi bacapres Ganjar Pranowo di pilpres 2024.

Puan menambahkan bahwa masih ada waktu untuk memilih bacawapres yang akan diusung oleh koalisi PDIP, PPP, Perindo dan Hanura.

“Kami masih menjajaki sampai nanti menjelang pendaftaran capres dan cawapres di KPU,” imbuhnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan