Sabtu, 30 Agustus 2025

Pilpres 2024

Menguak Kode 'E' yang Dicuitkan Gibran, Mengarah ke Erick Thohir atau Emil Dardak?

Aktivitas terbaru Gibran, ia menuliskan kode E di platform akun X (Twitter) peribadinya @gibran_tweet.

Kolase
Bakal calon presiden (bacapres) dari Koalisi Indonesia Maju (KIM), Prabowo Subianto (kiri). Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka (kanan). Aktivitas terbaru Gibran, ia menuliskan kode E di platform akun X (Twitter) peribadinya @gibran_tweet. 

Namun, dia menambahkan, salah memilih cawapres justru bisa berpotensi menurunkan elektabilitas Prabowo nantinya.

Baca juga: Survei LSI: Prabowo Dipasangkan dengan Erick atau Gibran Ungguli Duet Ganjar & Mahfud MD

Gibran Akui Sudah 'Dilamar' Berkali-kali

Nama Gibran Rakabuming Raka sudah sejak lama mencuat dan disebut-sebut sebagai kandidat kuat cawapres Prabowo S ubianto.

Bahkan, beberapa waktu lalu, Gibran blak-blakan mengaku telah mendapat 'lamaran' dari Prabowo untuk menjadi cawapres, beberapa kali.

Terkait hal itu, Gibran mengaku telah melapor ke PDIP.

"Lebih dari satu kali ada (Prabowo menawari jadi cawapres). Lebih dari satu kali intinya," ungkap Gibran, Selasa (10/10/2023).

"Kita sebagai bawahan wajib melaporkan. Dan sudah kami laporkan (ke PDIP) juga," imbuh dia.

Tetapi, Gibran sudah beberapa kali menyatakan penolakannya saat disinggung soal menjadi cawapres Prabowo.

Ia menegaskan, dirinya ingin fokus menyelesaikan tugasnya sebagai Wali Kota Solo.

Diketahui, munculnya nama Gibran dalam bursa cawapres Prabowo menimbulkan pro-kontra pada sejumlah pihak.

Terlebih, saat MK mengabulkan gugatan batas usia capres-cawapres yang diajukan mahasiswa asal Solo, Jawa Tengah, Almas Tsaqibbirru.

Gugatan tersebut adalah individu boleh mencalonkan diri sebagai capres atau cawapres meskipun belum berusia 40 tahun, apabila berpengalaman atau sedang menjabat sebagai kepala daerah.

Putusan itu dianggap untuk memuluskan langkah Gibran maju Pilpres 2024.

Meski demikian, banyak pihak yang mendorong Gibran agar tak maju sebagai cawapres.

Pasalnya, hal ini akan berpengaruh pada citra ayahnya, Jokowi.  Apalagi kini isu dinasti politik kembali muncul dan ramai diperbincangkan publik.

Baca juga: Sambut Putusan MK, Ponpes di Lombok Gelar Doa Bersama Agar Langkah Gibran Mulus Jadi Cawapres 2024

Menanggapi itu, Gibran menyerahkan kepada masyarakat untuk menilai.

Halaman
1234
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan