Sabtu, 18 April 2026

Pilpres 2024

Gerindra: Kami Tidak Komentari Persoalan Internal PDIP Terkait Gibran

Gerindra tidak memiliki hak untuk mengomentari permasalahan itu karena sejatinya tiap partai memiliki independensi masing-masing partai.

Tribunnews.com/ Fahmi Ramadhan
Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Habiburokhman saat ditemui dikediaman Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (16/10/2023). 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman enggan menanggapi panjang lebar terkait permasalahan di internal PDIP dengan Gibran Rakabuming Raka.

Kata Habiburokhman, Gerindra tidak memiliki hak untuk mengomentari permasalahan itu karena sejatinya tiap partai memiliki independensi masing-masing partai.

Pernyataan Habiburokhman itu sekaligus merespons soal pernyataan Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah yang menyebut Gibran Rakabuming melakukan pembangkangan politik.

"Kami tidak bisa mengomentari persoalan internal PDI Perjuangan terkait Mas Gibran. Masing-masing partai punya independensi dan tidak elok kalau saling turut campur," kata Habiburokhman saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Sabtu (28/10/2023).

Baca juga: PDIP Sebut Sengketa Hasil Pemilu Berpotensi Chaos Jika Ditangani Formasi Hakim MK Saat Ini

Soal status keanggotaan Gibran Rakabuming dengan PDIP, dia juga mengatakan sejatinya bisa diselesaikan diantara internal partai.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu berpandangan seharusnya Gibran dan PDIP memiliki komunikasi yang baik dan kedewasaan dalam berpolitik.

"Kami yakin kedua belah pihak memiliki kedewasaan dalam berpolitik dan pastinya bisa melakukan komunikasi yang baik," tutur dia.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, yang meyakini kalau permasalahan di internal PDIP dengan Gibran bukan pada kapasitas Gerindra menimpali.

Dia berharap, ada jalur komunikasi yang baik antara Gibran dengan PDIP untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

"Saya rasa ada jalur mekanisme yang dapat menyelesaikan masalah tersebut, dan kami tidak dalam ranah ikut campur," tukas dia.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP, Ahmad Basarah mengatakan Gibran Rakabuming Raka telah melakukan pembangkangan karena melanggar keputusan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Hal ini terkait langkah Gibran yang secara resmi telah menjadi calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto.

Sebab, Basarah menegaskan Megawati sebagai pemegang mandat Kongres PDIP telah memutuskan pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.

"Maka secara konstitusi partai, secara aturan partai, dia (Gibran) telah melakukan pembangkangan, telah melakukan sesuatu yang berbeda dengan garis keputusan partai," kata Basarah di Kantor Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Sabtu (28/10/2023).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved