Sabtu, 30 Agustus 2025

Pilpres 2024

Gibran Dianggap Membangkang karena Jadi Cawapres Prabowo, Golkar dan Rosan Roeslani Beri Tanggapan

Ini respons Golkar dan Rosan Roeslani setelah Gibran disebut membangkang oleh PDIP.

Penulis: Nuryanti
Tribunnews.com/Mario Sumampow
Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka saat di KPU untuk daftar sebagai peserta Pilpres 2024, Rabu (25/10/2023). Ini respons Golkar dan Rosan Roeslani setelah Gibran disebut membangkang oleh PDIP. 

Mengenai tudingan pembangkangan dari PDIP, Rosan Roeslani menyebut niat Gibran menjadi cawapres Prabowo sejatinya baik.

Sebab, menurutnya, Gibran ingin berjuang bersama Prabowo Subianto.

"Saya rasa itu silakan ditanyakan kembali ya, yang penting dari kita semua, itu niatnya, nawaitunya, baik."

"Dari Pak Gibran ingin berjuang bersama-sama dengan Pak Prabowo," jelasnya di Djakarta Theater, Jakarta, Sabtu.

Rosan Roeslani lantas menyebut, pasangan Prabowo-Gibran merupakan pasangan yang lengkap.

Ia menilai, Prabowo-Gibran mewakili dari tokoh senior maupun junior, sehingga bisa memudahkan menyerap aspirasi.

Baca juga: Ketimbang Serang Jokowi dan Gibran, Elite PDIP Disarankan Fokus Menangkan Ganjar-Mahfud di Pilpres

Gibran Disebut Bukan Lagi Kader PDIP

Politikus PDIP, Masinton Pasaribu, menyebut Gibran Rakabuming Raka bukan lagi kader PDIP.

Mengingat, Gibran disebut tak lagi mengikuti keputusan partai untuk mengusung Ganjar Pranowo sebagai capres, dan justru mendaftarkan diri sebagai cawapres Prabowo.

Gibran juga disebut otomatis dipecat PDIP karena sanksi yang dijatuhkan adalah sanksi berat.

Meski begitu, Masinton Pasaribu mengungkapkan, pemberian sanksi dilakukan secara tertutup.

"Artinya begini, ada minimum sanksi ada maksimum sanksi."

"Ada informasi yang dilakukan secara tertutup dan secara terbuka."

"Secara tertutup tadi dikirimkan, saya beberapa kali terima surat peringatan dikirimkan, ada juga yang dipublis," kata Masinton, Sabtu, seperti diberitakan Kompas.com.

"Tapi ketika partai sudah memutuskan capresnya adalah Pak Ganjar berpasangan dan Prof Mahfud, maka di luar itu bukan putusan partai, dan yang tidak ikut dalam putusan partai berarti otomatis meninggalkan PDIP. Apalagi kalau nyalon dari Partai lain," terangnya.

Baca juga: Ketika Bahlil Larang Relawan Prabowo-Gibran Balas Doa Hanya Amin: Salah Itu, Harus Jelas

Bakal capres cawapres KIM, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka saat di KPU untuk daftar sebagai peserta Pilpres 2024, Rabu (25/10/2023).
Bakal capres cawapres KIM, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka saat di KPU untuk daftar sebagai peserta Pilpres 2024, Rabu (25/10/2023). (Tribunnews/Mario Christian Sumampow)

Diketahui, pasangan Prabowo-Ganjar diusung oleh KIM yang terdiri dari Partai Gerindra, Golkar, PAN, Demokrat, PSI, Gelora, PBB, Garuda, dan PRIMA.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan