Jumat, 29 Agustus 2025

Pilpres 2024

Dilaporkan soal Tudingan Aparat Tak Netral di Pemilu, Aiman Witjaksono Dapat Ancaman?

Aiman sendiri tidak secara tegas apakah ada ancaman terhadap dirinya dalam kasus ini.

Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti
Juru Bicara TPN Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Aiman Witjaksono (tengah) usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi terlapor dalam kasus dugaan ujaran kebencian atas tudingan aparat tidak netral pada Pemilu 2024 di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta, Selasa (5/12/2023).  

Akan tetapi, kata dia, pemantauan justru telah dimulai sebelum periode kampanye.

"Ini firm (dugaan kuat). Tidak hanya satu (orang pemberi informasi), ada banyak yang menginformasikan kepada saya," kata Aiman Witjaksono selaku juru bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud dalam keterangannya, Senin, (13/11/2023), dikutip dari Wartakotalive.com.

Pasukan TNI-Polri gelar apel gabungan untuk amankan gedung Merah Putih KPK saat acara pelantikan pegawai KPK menjadi ASN, Selasa (6/1/2021). 
Pasukan TNI-Polri gelar apel gabungan untuk amankan gedung Merah Putih KPK saat acara pelantikan pegawai KPK menjadi ASN, Selasa (6/1/2021).  (Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama)

Aiman mengkhawatirkan, potensi intervensi aparat dalam kontestasi politik tahun depan, terutama intervensi demi mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka yang diusung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Dia mengeklaim, informasi itu didapatnya sejumlah sumber polisi yang mengaku tidak nyaman diperintah atas untuk membantu memenangkan pasangan itu.

Di samping itu, dia turut menyoroti baliho Prabowo-Gibran yang diduga dipasang oleh polisi.

Baca juga: Besok, KPU Kembali Bahas Format Debat Capres Dengan Semua Tim Paslon

Menurutnya hal tersebut, menambah kekhawatiran akan adanya tindakan yang tidak netral oleh aparat.

Aiman mengeklaim, pencopotan dan pemasangan baliho menjadi indikasi kuat adanya usaha untuk memenangkan suatu pasangan.

Dia kemudian, mendesak aparat kepolisian untuk bersikap netral. Aiman meminta mereka menjalankan tugas sesuai dengan tanggung jawab masing-masing.

Di samping itu, dia meminta adanya perlakukan yang adil dalam hal penegakan aturan.

Sebagai contoh, dalam kasus penurunan baliho, seharusnya semua baliho diturunkan, bukan hanya baliho Ganjar-Mahfud saja yang diturunkan.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan