Pilpres 2024
Ganjar dan Anies Kompak Serang Prabowo, PDIP: Suasana Kebatinan yang Menyatukan
PDI Perjuangan (PDIP) merespons anggapan Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo kompak serang Prabowo Subianto.
Penulis:
Fersianus Waku
Editor:
Adi Suhendi
"Apa lagi yang mau ditanya kepada saya? Saya sudah jawab berkali-kali tiap 5 tahun kalau polling saya naik ditanya lagi soal itu," ucap Prabowo.
Prabowo lalu meminta agar kasus pelanggaran HAM berat masa lalu tidak dipolitisasi.
"Jadi masalah HAM jangan dipolitisasi, Mas Ganjar," ungkapnya.
Sementara itu, Anies juga sempat saling serang dengan Prabowo.
Hal ini bermula ketika Prabowo mengatakan bahwa Anies tak mungkin menjadi Gubernur DKI Jakarta tanpa dirinya.
Hal itu ia sampaikan saat merespons jawaban Anies atas pertanyaan debat capres terkait rendahnya kepercayaan publik terhadap partai politik.
"Mas Anies dipilih sebagai Gubernur DKI menghadapi pemerintah yang berkuasa, saya yang mengusung bapak," kata Prabowo dalam debat.
"Kalau demokrasi tidak berjalan, tidak mungkin anda menjadi gubernur," sambungnya.
Pernyataan itu pun dijawab Anies. Dia lalu menyerang balik Prabowo soal peran oposisi.
Namun, dia menilai tidak semua orang bertahan menjadi oposisi, termasuk Prabowo.
"Seperti disampaikan Pak Prabowo. Pak Prabowo tidak tahan untuk menjadi oposisi," kata Anies.
"Apa yang terjadi? Beliau sendiri sampaikan tidak berada dalam kekuasaan, membuat tidak bisa berbisnis, tidak bisa berusaha. Karena itu harus berada di kekuasaan," imbuhnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.