Senin, 1 September 2025

Pilpres 2024

Perludem Minta KPU Kurangi Jumlah Pendukung Saat Debat Capres-Cawapres

Dirinya mengaku telah mengingatkan agar para pendukung dibatasi hanya sebanyak 10 orang saja.

Tribunnews.com/Ibriza Fasti Ifhami
Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini menilai sebaiknya KPU mengurangi jumlah pendukung yang hadir dalam debat capres-cawapres.

Titi menilai aksi yang dibuat oleh para pendukung saat debat berlangsung, seperti penonton konser.

Menurut Titi, aksi pendukung ini dapat membuat jalannya debat terganggu.

"Sebaiknya peserta debat yang seperti penonton konser itu dikurangi jumlahnya, tidak relevan, mengganggu dan mengurangi kredibilitas debat," ujar Titi di Kantor KemenPPPA, Jakarta, Senin (22/1/2024).

Dirinya mengaku telah mengingatkan agar para pendukung dibatasi hanya sebanyak 10 orang saja.

Langkah ini, menurut Titi, perlu dilakukan agar proses debat berjalan tanpa gangguan.

"Sejak awal kami mengingatkan mestinya pendukung maksimal membawa 10 orang saja," tutur Titi.

Aksi para pendukung yang membuat keramaian saa debat, menurut Titi, hanya akan mengurangi kredibilitas debat dan para calon.

"Jadi penampilan para pendukung yang seperti pendukung konser justru malah mengurangi iya, tadi kredibilitas debat itu sendiri dan juga murwah para calon," pungkas Titi.

Seperti diketahui, KPU baru saja menggelar debat kedua cawapres di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (21/1/2024) kemarin.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan