Sabtu, 18 April 2026

Pilpres 2024

Ayahnya Kerap Dikritik, Anak Anies Baswedan Santai: Hadapi dengan Senyuman 

Putra kedua Anies Baswedan, Mikail Azizi Baswedan, merespon santai kritikan yang kerap dilontarkan untuk ayahnya dalam proses maju sebagai capres.

kolase foto Tribunnews.com/ist/TribunJakarta
Kolase foto cawapres 01 Anies Baswedan dan Putra kedua Anies Baswedan, Mikail Azizi Baswedan, menanggapi pertanyaan wartawan soal ayahnya yang kerap kali dikritik dalam proses maju sebagai calon presiden. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Putra kedua Anies Baswedan, Mikail Azizi Baswedan santai merespons kritikan yang kerap dilontarkan untuk ayahnya DI pILPRES 2024. 

Mikail mengaku tak pernah ambil pusing bila ada omongan negatif tentang sosok ayahnya itu.

"Hadapi dengan senyuman," kata Mikail saat ditemui di Kampung Susun Bayam, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (1/2/2024).

Soal sosok ayahnya, Mikail mengatakan tetap berpegang teguh pada fakta-fakta yang ia ketahui.

Menurutnya, banyak hal yang tidak diketahui masyakarat luas soal sosok ayahnya itu.

Ia juga menyayangkan jika ada orang-orang yang memfitnah Anies Baswedan dalam masa kampanye ini.

"Pada akhirnya kita tahu kenyataannya seperti apa, realitanya seperti apa, yang fakta itu apa. Kami pegang itu," kata Mikail.

"Kalau ada fitnah atau ada hal tidak sesuai, bisa berdiskusi, tapi akhirnya tidak pernah kami bawa perasaan," imbuhnya.

Untuk diketahui Mikail Baswedan dan putri dari Muhaimin Iskandar yakni Rahma Arifa Muhaimin, mendatangi warga eks Kampung Bayam yang kini bertahan di Kampung Susun Bayam (KSB), Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (1/2/2024).

Duet anak-anak dari pasangan capres-cawapres nomor urut 01 itu, mendengarkan keluhan warga terkait polemik KSB yang tak kunjung selesai hingga saat ini.

Mikail mengatakan, dari diskusi bersama warga eks Kampung Bayam, dirinya sudah mendapatkan gambaran soal kondisi kehidupan mereka yang dianggap belum mendapatkan hak-haknya.

"Dari cerita ini kami merasa bahwa sebenarnya perubahan itu mesti terjadi. Bahwa hak rakyat harus dikembalikan," kata Mikail di lokasi.

Mikail bersama Rahma akan menyampaikan keluhan-keluhan warga eks Kampung Bayam ke orangtua mereka masing-masing.

Kunjungan ini juga termasuk dalam program Ekspedisi Perubahan yang sudah dilakukan kedua putra-putri Anies dan Cak Imin ini ke kota-kota lainnya di Pulau Jawa.

Menurut Mikail, keluhan dari warga eks Kampung Bayam tidak jauh berbeda dengan keresahan masyarakat lainnya yang ia sudah temui dalam ekspedisi tersebut.

Sumber: TribunJakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved