Gantung Diri
Neti Sempat Makan Siang Bareng Suami
Neti (20) korban gantung diri di kolong jembatan Jalan Madiun, Kelurahan Menteng, masih sempat makan siang bersama sang suami Budi Wibowo
Penulis:
Adi Suhendi
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Neti (20) korban gantung diri di kolong
jembatan Jalan Madiun, Kelurahan Menteng, masih sempat makan siang
bersama sang suami Budi Wibowo sekitar pukul 11.30 WIB.
Penuturan Budi saat ditemui wartawan di pos polisi Latuharhary menuturkan saat itu dikiranya sang istri sedang tidur. "Saya sempat makan siang dulu bareng dia sekitar pukul 11.30 WIB," kata Budi, Senin (31/1/2011).
Setelah makan siang Neti pun beranjak pergi meninggal suami dan anaknya yang saat ini masih berumur 1 tahun dua minggu. Tanpa ada firasat apa pun Budi tetap menjalankan aktivitasnya sebagai seorang yang berprofesi sebagai tukang tambal ban di jembatan tersebut.
"Waktu itu tidak lama, saya bermain dengan anak saya dan sempat menambal ban sepeda," terangnya.
Alangkah kagetnya, saat ia turun ke bawah jembatan yang dijadikan tempat Budi dan Neti tidur ternyata sang istri sudah tergantung dengan seutas tali. "Pas saya ke bawah sekitar pukul 12.00 WIB, istri saya sudah tergantung," jelas Budi dengan muka sedih.
Sadar isterinya sudah meninggal gantung diri, lantas Budi pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke Pos Polisi Latuharhary yang tidak jauh dari lokasi Neti gantung diri.
Dari TKP polisi membawa barang bukti berupa tali berwarna putih dengan sebuah bambu kecil yang dijadikan alat Neti untuk bunuh diri. Selain itu sebuah HP dan dua buah bolpoin juga dibawa polisi.
Penuturan Budi saat ditemui wartawan di pos polisi Latuharhary menuturkan saat itu dikiranya sang istri sedang tidur. "Saya sempat makan siang dulu bareng dia sekitar pukul 11.30 WIB," kata Budi, Senin (31/1/2011).
Setelah makan siang Neti pun beranjak pergi meninggal suami dan anaknya yang saat ini masih berumur 1 tahun dua minggu. Tanpa ada firasat apa pun Budi tetap menjalankan aktivitasnya sebagai seorang yang berprofesi sebagai tukang tambal ban di jembatan tersebut.
"Waktu itu tidak lama, saya bermain dengan anak saya dan sempat menambal ban sepeda," terangnya.
Alangkah kagetnya, saat ia turun ke bawah jembatan yang dijadikan tempat Budi dan Neti tidur ternyata sang istri sudah tergantung dengan seutas tali. "Pas saya ke bawah sekitar pukul 12.00 WIB, istri saya sudah tergantung," jelas Budi dengan muka sedih.
Sadar isterinya sudah meninggal gantung diri, lantas Budi pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke Pos Polisi Latuharhary yang tidak jauh dari lokasi Neti gantung diri.
Dari TKP polisi membawa barang bukti berupa tali berwarna putih dengan sebuah bambu kecil yang dijadikan alat Neti untuk bunuh diri. Selain itu sebuah HP dan dua buah bolpoin juga dibawa polisi.
Berita Terkait