Breaking News:

Pemilihan Gubernur DKI

Jokowi Sengaja Minta Celana Longgar untuk Pelantikan

Mungkin untuk menyembunyikan badannya yang kurus, Gubernur terpilih DKI Jakarta Joko Widodo meminta tukang jahit membuatkan

zoom-inlihat foto Jokowi Sengaja Minta Celana Longgar untuk Pelantikan
/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
JOKOWI/AHOK DILANTIK 7 OKTOBER 2012 - Pasangan pemenang Gubernur - Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2012 - 2017, Joko Widodo (Jokowi) - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) rencana akan dilantik tanggal 7 Oktober 2012 bertepatan dengan selesainya masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Fouzi Bowo (Foke) . (foto) Jokowi-Ahok dan Fake-Nara dalam acara Debat Kandidat Pemilu Cagub & Cawagub DKI Jakarta putaran ke-2 oleh KPU Jakarta disiarkan langsung oleh JAK TV dari Hotel Grand Melia, Kuningan, Jakarta. (TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mungkin untuk menyembunyikan badannya yang kurus, Gubernur terpilih DKI Jakarta Joko Widodo meminta tukang jahit membuatkan pakaian agak longgar. Hal ini dikemukakan Rusman (65), pemilik Feng Sin Tailor kepada Tribunnews.com, Kamis (4/10/2012).

Pasangan Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama tinggal menunggu waktu untuk dilantik menjadi gubernur dan wakil Gubernur DKI Jakarta. Menjelang perhelatan itu, pihak protokoler Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memesankan baju baru seragam untuk pemenang Pilgub yang digelar 20 September silam.

Tukang jahit Feng Sin Tailor, yang terletak di Jalan Gunung Sahari, Kemayoran, Jakarta Pusat, menjadi tempat pemesanan.

Rusman mengakui telah mengukur badan Jokowi untuk dijahitkan seragam untuk keperluan pada saat pelantikan.

"Saya ngukurnya tidak lama, paling cuma sekitar lima menit. Pak Jokowi juga tidak banyak omong, dia cuma bilang minta celananya dijahit agak longgar," ujar Rusman.

Postur tubuh Jokowi terbilang tinggi, 175 cm, namun berat badannya hanya 53 kilogram, jauh di bawah ambang ukuran ideal. Ia mengungkapkan, proses pengukuran baju Jokowi dilakukan di "Rumah Saya", tempat penopak kegiatan Jokowi selama di Jakarta, di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.

Proses pengukuran sedianya dilakukan Selasa (2/10/2012). Namun pengukuran tidak dapat dilakukan hari itu karena kesibukan Jokowi. Lalu Rusman diminta datang sendiri ke tempat Jokowi menginap itu, esok harinya, Rabu (3/10/2012).
Rusman membuat janji pukul 07.00 WIB.

Hari itu, sebenarnya Rusman tidak terlambat. Pukul 06.30 WIB ia sudah tiba. Namun saat itu, Jokowi sedang diwawancarai wartawan dari salah satu stasiun TV swasta. Pengukuran seragam Jokowi pun baru bisa dilakukan selepas wawancara.

Menurut penuturan Rusman, awal proses penjahitan baju seragam Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta di luar rencana dia. Awalnya, ia dihubungi pihak bagian Protokoler Pemprov DKI Jakarta, Selasa (2/10/2012) pagi.

Saat itu, melalui telepon, pihak protokoler menanyakan apakah betul Ahok sering menjahitkan pakaian ke Feng Sin Tailor.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved