Sabtu, 25 April 2026

Calon Reporter Jadi Kurir Narkoba karena Masalah Ekonomi

Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap seorang perempuan yang berprofesi sebagai wartawati.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap seorang perempuan yang berprofesi sebagai calon wartawati.

Perempuan berinisial AC terlibat dalam sindikat peredaran narkoba golongan I jenis sabu.

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Benny Mamoto mengatakan, AC tertangkap saat menyerahkan sabu 2,6 kilogram dari dalam taksi di belakang pusat perbelanjaan Sarinah. BNN juga menemukan banyak uang palsu.

Menurut jenderal bintang dua, AC memilih menjadi kurir narkotika, karena terjepit masalah ekonomi.

"Ini masalah ekonomi saja," ujarnya, Rabu (14/11/2012).

AC, lanjutnya, adalah pendatang baru di dunia narkoba.

"Dia baru sekali, kami belum punya data sebelumnya. Sejarahnya (kurir narkoba) enggak ada," ungkapnya.

Sebelumnya, AC yang berstatus sebagai calon reporter sebuah media massa nasional, tertangkap saat sedang bertransaksi sabu sekitar 2,6 kilogram di dalam taksi. Tersangka menyisipkan barang haram ke dalam sebuah guling.

"Salah satu pelaku, kebetulan profesinya wartawan. Yang menyerahkan sabu statusnya calon reporter. Ini tentu mengingatkan masalah narkoba bisa menyasar ke profesi mana pun," ucap Benny.

Keterlibatan AC dalam sindikat peredaran narkoba, paparnya, terkait erat dengan pasangannya yang berkewarganegaraan Kamerun. BNN sedang mendalami peran dari keduanya.

"Kebetulan suaminya orang Kamerun, dan masih kami proses lebih lanjut. Apakah suaminya yang memengaruhi dan mendikte, masih dalam proses," jelas Benny.

Benny memaparkan, pengungkapan kasus jaringan narkotika yang terkait tindak pidana pemalsuan uang, bermula dari penangkapan AC dan seorang wanita berinisial BD.

Keduanya ditangkap saat bertransaksi narkoba dalam sebuah taksi, yang dikemudikan oleh tersangka lain berinisial A, di kawasan Sarinah Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (5/11/2012) lalu.

"Di dalam taksi ditemukan sebuah guling, yang setelah dibuka terdiri dari 26 bungkusan plastik dengan total 2,6 kilogram narkoba jenis sabu," tutur Bennny. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved