Selasa, 2 Juni 2026

Polisi Ditembak

Hasil Tes Kejiwaan Brigadir Susanto Tidak Dibuka ke Publik

Hasil tes kejiwaan tersangka penembak mati atasan, Brigadir Susanto, tidak akan diungkap ke publik. Apa alasannya?

Tayang:
Warta Kota/Adhy Kelana (Kla)
Jenazah Kepala Denma Polda Metro Jaya AKBP Pamudji yang meninggal karena dugaan ditembak anak buahnya, ditandu sejumlah aparat kepolisian untuk di makamkan di TPU Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (19/3/2014). Percekcokan Almarhum AKBP Pamudji dengan anak buahnya Brigadir Santoso ini diawali karena almarhum menegur anak buahnya yang sedang piket tidak mengenakam segam, percekcokan berakhir dengan suara letus senjatan api. 

"Kalau tes psikologi sebelum-sebelumnya, dia tidak ada masalah," katanya.

Menurutnya Susanto merupakan tersangka tunggal dalam peristiwa berdarah di ruang Piket Yanma Polda Metro Jaya, Selasa (18/3/2014) malam. Susanto disangkakan menjadi pelaku penembakan terhadap Pamudji hingga tewas.

Ia nekat melakukan aksinya akibat ditegur Pamudji karena tidak memakai seragam lengkap saat berdinas piket di Yanma Polda Metro.

Bapak dua anak yang masing-masing berusia 15 dan 10 tahun itu akan dijerat pasal 338 KUH tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman maksimal hingga 15 tahun penjara.

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved